Ujarku.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan layanan vaksinasi bagi calon jamaah haji dengan memaksimalkan peran 188 Puskesmas yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Vaksinasi yang diberikan meliputi vaksin meningitis dan polio, disesuaikan dengan domisili masing-masing jamaah.
Kebijakan ini diambil untuk memudahkan akses layanan kesehatan sekaligus memastikan perlindungan bagi calon jamaah sebelum keberangkatan. Dengan pelayanan di wilayah terdekat, jamaah tidak perlu melakukan perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan vaksin.
Jaya Mualimin, Kepala Dinkes Kaltim, menyampaikan daerah dengan jumlah jamaah besar mendapat perhatian khusus.
“Di daerah dengan jumlah jamaah tinggi seperti Samarinda dan Balikpapan, sebanyak 26 Puskesmas dengan fasilitas rantai dingin vaksin disiagakan,” kata Jaya, Kamis (5/2/2026).
Selain vaksinasi, calon jamaah juga wajib menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Tahapan ini bertujuan memastikan kondisi fisik jamaah memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan kesehatan untuk melaksanakan ibadah haji.
Dinkes Kaltim juga memperkuat kesiapan pendampingan medis dengan menyiapkan sumber daya manusia. Sebanyak 21 Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) asal Kaltim telah mendapatkan pelatihan khusus.
Para tenaga kesehatan tersebut nantinya akan bersinergi dengan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) bidang kesehatan dalam mendampingi jamaah selama rangkaian ibadah di Tanah Suci. Sinergi fasilitas dan tenaga medis ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan kesehatan jamaah haji asal Kaltim.(*)
Penulis: Devi Mogot





