Ujarku.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) akan menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79 pada 17 Agustus 2024 di Stadion Utama Palaran.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diadakan di Gor Kadrie Oening Sempaja. Perubahan lokasi tersebut disebabkan oleh persiapan Gor Kadrie Oening untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-30 yang dijadwalkan pada September mendatang.
Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, menjelaskan pemindahan venue tersebut merupakan langkah strategis karena Gor Kadrie Oening tengah disiapkan untuk MTQN.
“Stadion Utama Palaran dipilih sebagai lokasi upacara peringatan HUT RI karena Gor Kadrie Oening sedang dipersiapkan untuk pelaksanaan MTQN ke-30,” ungkap Faisal, Senin (12/8/2024).
Tahun ini, konsep pelaksanaan upacara juga mengalami perubahan. Sebagian pejabat Pemprov Kaltim akan menghadiri upacara di Ibu Kota Nusantara (IKN), sementara pejabat yang tidak ikut ke IKN diharuskan hadir di Stadion Utama Palaran.
Berbeda dari tahun sebelumnya, di mana upacara dilakukan di kantor dinas masing-masing, tahun ini upacara di tingkat provinsi hanya akan dilakukan di Stadion Palaran. Pemprov Kaltim juga mengundang masyarakat umum untuk menyaksikan upacara di Stadion Utama Palaran.
Bagi yang tidak dapat hadir langsung, mereka dapat mengikuti siaran langsung upacara dari IKN melalui live streaming di beberapa lokasi seperti Big Mall Samarinda dan Pentacity Balikpapan.
“Kami sudah menyiapkan ruangan untuk mereka yang ingin menyaksikan langsung di Stadion Palaran atau melalui live streaming di tempat-tempat yang telah kami sediakan,” kata Faisal.
Dalam kesempatan yang sama, Sulfian Agus, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, menambahkan Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, akan menghadiri upacara di IKN.
Sebagai gantinya, Sri Wahyuni, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, kemungkinan besar akan menjadi pembina upacara di Stadion Utama Palaran.
“Upacara di Stadion Palaran kemungkinan akan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, sehingga setelah itu kita dapat menonton upacara di IKN,” jelas Sufian.
Sufian Agus mengungkapkan persiapan di Stadion Palaran memerlukan penataan ekstra, termasuk pembangunan tiang bendera dan panggung baru.
“Stadion Palaran membutuhkan banyak persiapan tambahan dibandingkan dengan Gor Kadrie Oening yang sebelumnya sudah terkoneksi dan hanya perlu sedikit sentuhan,” tutupnya.(*)
Penulis: Devi Mogot





