David Rante Soroti Penurunan Luasan Panen Padi Turut Terjadi di Kutim

David Rante, Anggota DPRD Kutim

Ujarku.co – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, luasan panen padi di Bumi Mulawarman mengalami penurunan signifikan.

Pada 2023, luasan panen padi tercatat mencapai 57,08 ribu hektare, menurun dari 64,97 ribu hektare pada tahun 2022.

Penurunan ini mencerminkan berkurangnya luasan panen padi sebesar 7,8 ribu hektare atau sekitar 12 persen.

David Rante, Anggota DPRD Kutim, memaparkan kondisi penurunan luasan panen padi juga terjadi di Kutim.

“Kita butuh waktu untuk melaksanakan program ketahanan pangan yang dapat membantu mengatasi masalah ini,” kata David Rante, Selasa (12/11/2024).

Dirinya mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman antara Badan Pangan Nasional (BPN) dan Polri, yang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di daerah.

“Melalui program ini, kami berharap pemerintah daerah dapat merasakan manfaatnya, terutama saat program ketahanan pangan mulai berjalan,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya kerjasama antara BPN dan Polri, serta dukungan dari pemerintah daerah, program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik.

“Kami akan terus memantau perkembangan ini dan berupaya agar masyarakat mendapatkan manfaat dari program yang ada,” tegasnya.

Sementara itu, Sarwo Edhy, Plt Sestama BPN, dalam rilis resminya mengungkap penandatanganan MoU ini bertujuan untuk mendorong dan mempercepat pelaksanaan program-program dari Badan Pangan Nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa program-program ini berjalan optimal untuk mewujudkan ketahanan pangan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sarwo Edhy menekankan untuk mencapai ketahanan pangan yang kokoh, dibutuhkan upaya yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Langkah ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan di daerah tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan di masa mendatang,” sebutnya. (adv)

Tag Berita

Bagikan

Komentar