DPRD Kutim Soroti Kondisi Kekurangan Tenaga Pendidik dan Fasilitas Sekolah di Daerah Terpencil

Syaiful Bakhri, Anggota DPRD Kutai Timur

Ujarku.co – Syaiful Bakhri, Anggota DPRD Kutai Timur, mengaku prihatin atas kondisi kekurangan tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan di daerah-daerah terpencil.

Syaiful Bakhri mengatakan pertumbuhan jumlah sekolah dan permintaan pembangunan ruang kelas baru tidak sebanding dengan ketersediaan tenaga pengajar.

“Penambahan sarana sekolah seperti gedung tentu membutuhkan tenaga pengajar baru. Namun, aturan pemerintah yang melarang pengangkatan tenaga honorer menjadi kendala besar,” kata Syaiful Bakhri.

Syaiful Bakhri mencontohkan kondisi sektor pendidikan di Dusun Kudung, Kecamatan Bengalon.

“Akses ke sekolah terdekat memerlukan perjalanan hingga lima kilometer. Beberapa sekolah, seperti yang berada di PT Anugerah Energitama, sudah kelebihan kapasitas, sementara di desa persiapan Tepian Budaya, warga mengusulkan pembangunan gedung baru,” ungkapnya

Dirinya menekankan pentingnya fasilitas pendidikan yang memadai, seperti laboratorium komputer, laboratorium IPA, dan perpustakaan.

“Sekolah-sekolah di pinggiran masih minim fasilitas ini, yang sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar,” sambungnya.

Menurutnya setiap sekolah harus memenuhi standar tertentu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, politisi PKS menegaskan perlunya pengadaan transportasi bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah.

“Beberapa perusahaan swasta, seperti PT Anugerah Energitama dan PT Bima Palma Nugraha, telah menyediakan bus sekolah bagi anak karyawan mereka. Saya mendorong pemerintah untuk mengadopsi pendekatan serupa bagi sekolah negeri yang sulit dijangkau,” tegasnya. (adv)

Tag Berita

Bagikan

Komentar