Ujarku.co – Fraksi Gelora Amanat Perjuangan (GAP) DPRD Kutai Timur, memastikan setiap pembahasan anggaran dilakukan demi kepentingan rakyat dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Hal itu seperti yang disampaikan Mulyana, Anggota Fraksi GAP DPRD Kutai Timur.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pembahasan anggaran ini benar-benar demi kepentingan rakyat,” kata Mulyana, Minggu (24/11/2024).
Mulyana menyoroti proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 sebesar Rp.358,388 miliar, yang hanya berkontribusi sekitar 3,21 persen dari total pendapatan daerah.
“Ini menunjukkan masih rendahnya kontribusi PAD terhadap keseluruhan pendapatan,” paparnya.
Dirinya menyebut Pemkab Kutim mesti melakukan optimalisasi potensi lokal, seperti sektor pariwisata, retribusi, dan pengelolaan aset daerah.
Ia mencatat pendapatan transfer mencapai Rp.10,245 triliun, yang merupakan 91,86 persen dari total pendapatan.
“Ketergantungan pada dana transfer menunjukkan kelemahan struktural yang harus diperbaiki dengan diversifikasi sumber pendapatan,” jelasnya.
Fraksi GAP mengingatkan ketergantungan yang tinggi pada dana transfer dapat menjadi risiko jika terjadi pengurangan alokasi dari pemerintah pusat.
Selain itu, Mulyanan juga menyoroti Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, yang diperkirakan sebesar Rp547,795 miliar atau 4,91 persen.
“Sumber ini perlu dievaluasi apakah memiliki potensi pertumbuhan atau hanya bersifat sementara,” lanjutnya.
Pihaknya berharap pandangan ini dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi semua pihak.
“Kami ingin agar setiap kebijakan yang diambil dapat mendukung sistem pemerintahan yang baik dan transparan,” tegasnya. (adv)





