Ujarku.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) akan menerapkan aturan ketat terkait kinerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai tahun 2025. Langkah ini diambil mengingat jumlah pegawai yang kini mencapai lebih dari 16 ribu, termasuk PPPK yang baru diangkat, dinilai memerlukan pengelolaan yang efektif untuk menjaga produktivitas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan penegasan tersebut saat meninjau pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK Tahun Anggaran 2024, yang digelar di Gedung LPP RRI Samarinda pada Rabu (4/12/2024). Dalam kesempatan itu, Sunggono mengingatkan peserta seleksi untuk mempersiapkan diri dengan baik, sekaligus menekankan pentingnya kedisiplinan bagi mereka yang nantinya lolos dan diangkat sebagai PPPK.
“Menjadi PPPK adalah pilihan hidup. Jangan sampai setelah diangkat, kalian bekerja seenaknya tanpa mematuhi aturan dan waktu kerja. Kedisiplinan harus dijaga karena kalian bukan lagi honorer, tetapi bagian dari ASN dengan status yang setara dengan PNS,” tegas Sunggono.
Pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK tahun ini diikuti oleh 1.200 peserta dari lingkungan Pemkab Kukar. Proses seleksi digelar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 8 Kalimantan, dan berlangsung selama tiga sesi per hari, dengan masing-masing sesi diikuti 400 peserta.
Andi Hikma, Kabid Pengangkatan Pegawai dan Pensiun BKN Regional 8 Kalimantan, menjelaskan bahwa tes kompetensi ini dimulai pada 3 Desember 2024 dan akan berlangsung hingga seluruh peserta selesai mengikuti ujian.
Dalam tinjauannya, Sunggono berpesan kepada peserta untuk mengerjakan seluruh soal ujian dengan cermat dan memastikan jawaban terbaik sebelum waktu ujian berakhir. Ia juga mengingatkan peserta untuk fokus dan berhati-hati dalam perjalanan pulang, seraya berharap hasil ujian memberikan kabar baik bagi mereka.
Sunggono menekankan bahwa menjadi PPPK merupakan peluang besar yang sudah lama diimpikan oleh banyak pegawai honorer. Ia berharap, setelah diangkat, PPPK dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik untuk Kukar.
“Setelah lulus, di mana pun kalian ditempatkan, jangan sampai menolak. Jadilah bagian dari ASN yang berdedikasi. Kedisiplinan dan kinerja kalian akan menjadi penentu keberhasilan program pemerintah,” ujar Sunggono.
Ia juga berdoa agar seluruh peserta seleksi mendapatkan hasil terbaik dan dapat segera menjadi bagian dari ASN di Kabupaten Kutai Kartanegara. (Adv)








