Ujarku.co – Ajang lari malam Run Street Ramadhan Series 2 yang diselenggarakan pada Minggu (9/3/2025) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak hanya memberikan manfaat bagi dunia olahraga, tetapi juga menjadi peluang bagi sektor ekonomi lokal. Dengan jumlah peserta mencapai 150 orang, acara ini berhasil meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Kabid Pembudayaan dan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Muhammad Ari Junaidi, menyebutkan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari APBD Kukar melalui Dispora, termasuk untuk pendanaan hadiah, honor panitia, serta penyelenggaraan acara.
“Kami dari Dispora bertindak sebagai fasilitator dalam acara ini. Alhamdulillah, jumlah peserta terus bertambah, menunjukkan minat masyarakat yang besar terhadap olahraga lari di bulan Ramadan,” ujarnya.
Selain sebagai ajang olahraga, Run Street Ramadhan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM lokal. Dengan semakin banyaknya event seperti ini, pelaku usaha kecil dan menengah mendapatkan peluang untuk meningkatkan penjualan mereka, baik melalui kuliner maupun produk lainnya yang ditawarkan di sekitar lokasi acara.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga membuka peluang bagi usaha kecil dan menengah untuk berkembang. Dengan semakin banyak event seperti ini, UMKM Kukar bisa lebih maju,” tambahnya.
Lebih lanjut, ajang ini juga diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut, tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan. Dengan adanya komunitas lari yang aktif, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat semakin meningkat.
“Dengan adanya komunitas lari, baik di malam maupun siang hari, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat melalui olahraga,” jelas Aji Muhammad Ari Junaidi.
Run Street Ramadhan Series 2 tidak hanya berhasil menarik antusiasme peserta, tetapi juga membawa manfaat ganda bagi masyarakat Kukar. Dengan terus berkembangnya event ini, diharapkan semakin banyak pihak yang mendapatkan keuntungan, baik dari segi kesehatan maupun perekonomian daerah.(ADV/DiskominfoKukar)








