Rinda Desianti Prioritaskan Literasi dan Peran Edukatif Perpustakaan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar), Rinda Desianti.

Ujarku.co  – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar), Rinda Desianti, menaruh perhatian serius terhadap menurunnya minat baca di kalangan anak-anak pada era digital saat ini. Selama masa jabatannya yang berlangsung dari 1 April hingga 1 Juli 2025, ia berkomitmen untuk menghidupkan kembali peran perpustakaan sebagai pusat wisata edukasi yang menarik dan menyenangkan bagi generasi muda.

“Sekarang minat baca anak-anak makin menurun. Saya pribadi masih lebih suka baca buku fisik ketimbang lewat HP. Makanya saya dorong program-program kreatif untuk tingkatkan literasi, misalnya lewat lomba bertutur atau mendongeng,” tuturnya.

Program literasi tersebut akan menjadi salah satu prioritas kerja Rinda selama menjabat di Diarpus Kukar. Ia percaya, pendekatan yang menyenangkan dan inovatif bisa menjadi cara efektif untuk menumbuhkan kembali kecintaan anak-anak terhadap buku.

Selain itu, Rinda juga menegaskan pentingnya mempertahankan prestasi yang telah dicapai Diarpus sebelumnya. Ia mengapresiasi kinerja tim yang sudah membangun fondasi kuat bagi pengembangan perpustakaan dan kearsipan di Kukar.

“Terima kasih atas kepercayaannya. Saya tahu banyak pencapaian yang sudah ditorehkan teman-teman Diarpus. Itu harus terus dipertahankan, bahkan kalau bisa ditingkatkan,” katanya.

Untuk mendukung keberhasilan program kerja, ia akan segera mengadakan rapat internal guna mendengarkan langsung rencana kegiatan tahun 2025. Hal ini penting agar seluruh program yang dijalankan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar dan anak-anak.

Rinda juga menekankan pentingnya kekompakan tim selama masa transisi ini. Ia berharap seluruh jajaran di Diarpus Kukar dapat bekerja sama secara optimal dalam mendukung setiap inisiatif yang digagas, minimal sampai pejabat definitif nantinya ditetapkan.

Meski waktu jabatannya terbatas, Rinda tetap optimistis bisa memberikan kontribusi yang berarti. Ia ingin meninggalkan jejak positif dalam penguatan budaya literasi dan peran perpustakaan sebagai ruang publik yang hidup dan edukatif. (ADV/DiskominfoKukar)

Tag Berita

Bagikan

Komentar