Borneo FC Samarinda Kian Perkasa, Catat Delapan Kemenangan Beruntun di Liga 1

Duel sengit antara kedua pemain dari Borneo FC vs Arema FC

Ujarku.co – Borneo FC Samarinda semakin menegaskan diri sebagai kekuatan paling dominan di Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Kemenangan 3–1 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (26/10/2025), memperpanjang catatan tak terkalahkan Pesut Etam menjadi delapan laga beruntun sekaligus mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan poin sempurna.

Pertandingan kontra Arema FC kembali memperlihatkan ketajaman dan konsistensi permainan anak asuh Fabio Lefundes. Mariano Peralta membuka keunggulan cepat di menit ke-3, disusul gol Douglas Coutinho pada menit ke-78 dan Juan Villa di masa tambahan waktu. Sementara satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak Dalberto melalui titik penalti di menit 90+7.

Pelatih Fabio Lefundes mengakui timnya belum tampil sempurna di Malang, namun efektivitas kembali menjadi kunci kemenangan. “Kami banyak melakukan kesalahan, tetapi dalam penyelesaian akhir kami lebih efektif,” ujarnya seusai laga.

Gol cepat di babak pertama sempat membuat tempo menurun, namun perubahan taktik dan pergantian pemain di babak kedua mengembalikan kendali permainan ke tangan Borneo FC.

Sejak awal musim, Borneo FC menunjukkan kestabilan yang jarang dimiliki tim lain. Delapan kemenangan diraih secara beruntun atas Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSBS Biak, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, Persija Jakarta, Persik Kediri, dan Arema FC. Mereka bermain efisien, unggul cepat, menjaga intensitas, dan menghukum lawan di saat krusial.

Klasemen sementara BRI Liga 1 2025

Di kandang sendiri, Stadion Segiri Samarinda menjadi benteng tangguh yang sulit ditembus. Borneo FC mencatat empat kali nirbobol dari empat laga kandang dan tak pernah kebobolan lebih dari satu gol. Ketangguhan lini belakang yang dikawal duet bek tengah dan penampilan konsisten kiper Nadeo Argawinata memberikan fondasi kuat bagi kestabilan tim.

Kemenangan beruntun ini tak hanya memperlebar jarak di puncak klasemen, tetapi juga membuka peluang sejarah baru. Jika mampu mempertahankan laju hingga 12 laga, Borneo FC berpeluang memecahkan rekor kemenangan beruntun sepanjang sejarah Liga 1 Indonesia yang sebelumnya dipegang PSM Makassar dengan sembilan kemenangan tanpa putus. Dua laga tunda kontra Persib Bandung dan Malut United akan menjadi ujian penting bagi ambisi tersebut.

Secara gaya bermain, Borneo FC tampil dengan keseimbangan antara pressing agresif, rotasi pemain yang efektif, dan serangan balik cepat. Peran pemain pengganti seperti Coutinho, Maicon, dan Baker menjadi pembeda di paruh kedua pertandingan, sementara duet Peralta dan Juan Villa di lini depan terus menunjukkan ketajaman sebagai mesin gol utama tim.

Dukungan suporter yang selalu memenuhi Stadion Segiri juga menjadi energi tambahan yang menjaga semangat dan mental bertanding para pemain. Fondasi permainan, stabilitas hasil, serta atmosfer ruang ganti yang positif menunjukkan Borneo FC berada di jalur yang benar.

Musim memang masih panjang, namun dominasi Pesut Etam sejauh ini pantas mendapat sorotan serius dari para pesaing. Dari tepian Sungai Mahakam, Borneo FC kini mengguncang kasta tertinggi sepak bola nasional. Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 tampak mulai berwajah Samarinda setidaknya sampai ada tim yang mampu menghentikan mereka.(*)

Penulis: redaksi

Tag Berita

Bagikan

Komentar