Ujarku.co – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kukar menggelar pelatihan sertifikasi halal di Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara. Kegiatan diikuti 70 peserta yang terdiri dari penyuluh agama, pengurus IPARI Kaltim, serta perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kukar.
Acara dibuka oleh Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto, yang menegaskan bahwa label halal merupakan tanggung jawab moral dan spiritual. “Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memahami esensi dan urgensi dari proses sertifikasi halal, serta mampu mengimplementasikannya secara konkret,” ujarnya.
Dafip juga menyampaikan bahwa dalam era globalisasi, pengawasan kehalalan produk tidak cukup sebatas administrasi, tetapi harus menyentuh aspek kesehatan, etika produksi, serta perlindungan konsumen.
Peserta mendapatkan pelatihan tentang kebijakan Jaminan Produk Halal (JPH) sesuai UU Nomor 33 Tahun 2014, prinsip halal, hingga penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Ketua IPARI Kukar, Endy Haryono, menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam membantu pelaku UMKM. “Kami ingin para penyuluh menjadi agen perubahan yang mampu mendampingi UMKM agar proses sertifikasi halal menjadi lebih mudah dan terjangkau,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan penerapan standar halal tak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tapi juga membuka peluang ekspor ke pasar internasional. IPARI Kukar juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan Kemenag untuk memastikan proses pendampingan berjalan berkesinambungan.
Dalam sambutan mewakili Bupati Edi Damansyah, Dafip menegaskan pentingnya peran penyuluh dalam memperkuat ekonomi lokal. “Penyuluh agama harus mampu menjembatani pelaku usaha lokal dengan sistem sertifikasi halal, agar ekonomi kerakyatan kita makin kuat dan berdaya saing,” tegasnya.
Pelatihan ini menjadi langkah awal penguatan ekosistem halal di Kutai Kartanegara. Melalui sertifikasi yang mudah diakses dan cepat, UMKM diharapkan mampu menembus pasar nasional hingga internasional. IPARI Kukar juga berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan melalui klinik halal dan mentoring daring agar manfaat pelatihan bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat. adv





