Bupati Kukar Doakan Kesuksesan Kafilah MTQ dan Serahkan Uang Saku

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyerahkan uang saku simbolis kepada peserta kafilah MTQ di Halaman Kantor Bupati Kukar

Ujarku.co – Menjelang gelaran MTQ ke‑45 Kaltim tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Timur, pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi melepas 58 kafilah yang akan mewakili daerah. Acara berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kukar dengan kehadiran Bupati, pengurus LPTQ, dan tokoh agama.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, dalam sambutannya memberi semangat kepada para peserta. Ia menyebut bahwa “saudara-saudari adalah para pejuang yang membawa nama baik Kukar”. Ia sekaligus menyerahkan uang saku sebagai dukungan moral dan logistik agar para kafilah bisa fokus dan tampil maksimal.

Ia menyampaikan harapan agar perjalanan dan perlombaan para peserta berlangsung lancar, tanpa hambatan dan gangguan. “Mudah-mudahan perjalanan ini menjadi perjalanan yang sangat lancar,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa juara memang diharapkan, tapi yang lebih penting adalah memberikan yang terbaik bagi daerah.

Ketua Umum LPTQ Kukar, Sunggono, mengatakan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan agar kafilah benar-benar siap bertanding. Ia berharap, melalui ajang MTQ ini, Kukar tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga semakin memperkuat budaya tilawah dan syiar Islam di daerah.

Dalam sambutan yang penuh kehangatan, Bupati juga mengingatkan agar para pendamping kafilah aktif memberikan dukungan dan menjaga kondisi peserta agar tetap dalam keadaan prima. Ia menekankan agar seluruh peserta tidak terbebani tekanan, melainkan menjalani perlombaan dengan rasa percaya diri dan tenang.

Acara pelepasan ini juga diisi dengan doa bersama dan sambutan dari tokoh agama setempat. Pemerintah daerah menegaskan bahwa dukungan bukan hanya simbolis, tetapi diwujudkan melalui dukungan nyata agar kafilah Kukar bisa mengharumkan nama daerah dan memperkokoh syiar keagamaan.

Dengan momentum ini, Kukar berharap para peserta bisa tampil terbaik, membawa pulang prestasi, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda. Pengiriman kafilah tidak hanya soal lomba semata, melainkan bagian dari perjalanan membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berprestasi, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. adv

Tag Berita

Bagikan

Komentar