Ujarku.co – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) gelar pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting, sekaligus dirangkai pemberian makanan tinggi protein.
Kegiatan ini dihelat selama satu bulan, sejak 27 Oktober lalu hingga 27 November 2025, guna memperkuat upaya pencegahan stunting bagi calon ibu dan keluarga rentan.
“Program ini menyasar seluruh desa di Kecamatan Sepaku sebagai bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan perbaikan pola konsumsi keluarga dalam mencegah risiko stunting sejak sebelum kelahiran,” kata Alumuddin, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN.
Alimuddin menekankan pentingnya peran kader sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, bukan hanya dalam pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga dalam memberi contoh nyata kepada lingkungan sekitar.
“Kami berharap, kader-kader ini tidak hanya merawat bagi anaknya, tetapi juga menjadi percontohan masyarakat lainnya dalam mengajarkan kepada anak-anaknya,” jelasnya.
Kegiatan ini turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN sebagai mitra dalam penguatan edukasi keluarga, terutama terkait kesehatan perempuan dan persiapan kehamilan.
Dalam kesempatan tersebut, Penasehat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki, menegaskan pentingnya pencegahan stunting dimulai sejak remaja.
“Stunting ini bukan hal yang terjadi tiba-tiba. Ia berawal dari usia remaja, khususnya saat perempuan mengalami menstruasi pertama kali,” ungkapnya. (*)
Editor: Er Riyadi


