Jelang Konferda/Konfercap, DPD PDIP Kaltim Perkuat Konsolidasi Kader dan Pengurus Partai

Suasana FGD internal DPD PDIP Kaltim

Ujarku.co – DPD PDI Perjuangan Kaltim memperkuat konsolidasi kader partai menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) yang dijadwalkan pada Desember mendatang.

Konsolidasi kader PDIP ini dirangkai dalam agenda Forum Group Discussion (FGD) intern di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, selama dua hari sejak 10 hingga 11 November 2025.

FGD internal ini diikuti unsur pimpinan DPC (ketua, sekretaris, dan bendahara) dari 10 kabupaten/kota, seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta pengurus DPD Kaltim.

“FGD ini merupakan bagian dari persiapan menjelang Konferda dan Konfercab yang tidak lama lagi akan dilaksanakan,” ujar Iswandi, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Kaltim.

Terkait jadwal pelaksanaan Konferda, Iswandi menyebut pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari DPP.

“Tanggalnya belum ditetapkan, tapi kemungkinan tidak lama lagi. Kita menunggu arahan dari DPP, termasuk mengenai penunjukan ketua DPC dan DPD,” jelasnya.

“Kalau di partai, kita sudah terbiasa. Siapa pun yang ditetapkan DPP, kita harus terima dan jalankan,” lanjutnya.

Sejumlah pembicara dan narasumber diundang dalam kegiatan ini, di antaranya Herdiansyah Hamzah, Akademisi Unmul, membahas peta makropolitik Kaltim dan nasional.

Selanjutnya, Hairil Anwar yang membahas kebijakan fiskal dan transfer anggaran ke daerah, serta Junarto Wijaya dari Carta Politica yang mengulas tren politik menuju 2029.

“Kami juga membahas isu-isu penting seperti kesehatan, stunting, serta ketahanan pangan. Ini baru satu sesi yang saya pimpin, besok akan dilanjutkan ke pleno komisi-komisi untuk merumuskan rekomendasi,” paparnya.

Nantinya, hasil dari seluruh sesi FGD akan dirumuskan menjadi rekomendasi dan panduan arah kebijakan partai untuk lima tahun ke depan.

“Masukan dari akademisi dan internal partai akan kita padukan. Hasil akhirnya akan menjadi panduan minimal bagi langkah PDI Perjuangan Kaltim dalam lima tahun ke depan, lengkap dengan tolok ukur keberhasilan dan evaluasinya,” tegasnya. (*)

Tag Berita

Bagikan

Komentar