Tarif Air Samarinda Naik 9 Persen, Perumda Tirta Kencana Klaim Terapkan Subsidi Silang

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Kencana Samarinda 2026

Ujarku.co – Perumda Tirta Kencana Samarinda resmi memberlakukan penyesuaian tarif air minum sebesar 9 persen mulai 2026. Kebijakan ini diklaim tetap mengedepankan asas keadilan melalui skema subsidi silang antar kelompok pelanggan.

Wahid Hasyim, Direktur Utama Perumda Tirta Kencana, mengatakan penyesuaian tarif dilakukan setelah mempertimbangkan peningkatan biaya operasional, pemeliharaan, serta kebutuhan pengembangan jaringan pelayanan air bersih.

“Kenaikan ini didasari meningkatnya biaya produksi, perbaikan layanan, dan target pemenuhan akses air minum 100 persen bagi masyarakat,” ujar Wahid saat paparan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Kencana Samarinda 2026 di Kantor Perumda Tirta Kencana Samarinda, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, komponen biaya bahan kimia dan listrik menjadi faktor dominan dalam struktur biaya perusahaan. Biaya bahan kimia sempat melonjak pada 2023 sebelum menurun di 2024, sementara biaya listrik terus menunjukkan tren kenaikan.

Wahid juga memaparkan riwayat penyesuaian tarif yang tidak dilakukan secara rutin, mulai dari 2008 sebesar 65 persen, 2016 sebesar 40 persen, 2021 sebesar 9 persen, restrukturisasi tarif 2023, hingga penyesuaian 9 persen pada 2026.

Berdasarkan perhitungan 2024, Harga Pokok Produksi (HPP) berada di angka Rp7.148 per meter kubik, sedangkan biaya penuh mencapai Rp33.634 sesuai formula Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu, Widyastuti Supartinah Direktur menegaskan skema subsidi silang tetap menjadi prinsip utama.

“Kelompok pelanggan terendah tetap disubsidi karena tarifnya di bawah biaya dasar,” katanya.

Ia menjelaskan besaran subsidi berbeda tiap kelompok pelanggan dan diatur dalam Surat Keputusan Direktur Utama Nomor 100.3.3/19/I/2026.

Widyastuti juga mengimbau pelanggan menggunakan air secara bijak agar distribusi layanan tetap merata.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar