Cuaca Tak Menentu, BPBD Kaltim Berlakukan Siaga Bencana Sepanjang 2026

Hujan deras tampak di Jalan Semeru, Samarinda, Kamis (5/2/2026).

Ujarku.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan status siaga bencana menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan mendominasi wilayah Kaltim sepanjang awal hingga akhir 2026. Penetapan ini didasarkan pada evaluasi kondisi kebencanaan selama tahun sebelumnya.

Yasir, Sekretaris BPBD Kaltim menjelaskan, sepanjang 2025 tren cuaca menunjukkan pola yang semakin tidak stabil. Intensitas hujan tinggi kerap berujung pada banjir dan longsor, sementara periode panas ekstrem meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Kondisi cuaca saat ini sangat fluktuatif, hujan deras tiba-tiba bisa langsung diikuti panas terik. Oleh karena itu tahun ini kami menetapkan status siaga bencana meteorologi Kaltim selama satu tahun penuh,” ujar Yasir.

Menghadapi situasi tersebut, BPBD Kaltim memprioritaskan penguatan kesiapsiagaan internal. Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh sarana dan prasarana penanganan bencana siap digunakan.

Selain kesiapan aparat, Yasir menegaskan bahwa peran masyarakat juga sangat menentukan dalam menekan dampak bencana. Kesadaran menjaga lingkungan menjadi kunci pencegahan sejak dini.

“Masyarakat harus peduli. Jangan buang sampah sembarangan dan rutin membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing,” ucap Yasir.

Hal ini konsisten dengan pola musim hujan yang diprakirakan oleh BMKG, di mana peluang hujan tetap tinggi hampir setiap hari antara 6-11 Februari 2026 di Samarinda. Intensitas hujan pada umumnya ringan hingga menengah, dengan periode berawan tebal di pagi hari dan potensi hujan meningkat menuju sore. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama potensi hujan yang bisa terjadi ketika langit tampak mendung menjelang sore.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar