Sterilisasi Pasca Aksi 214, DLH Samarinda Kerahkan Ratusan Personel

Ilustrasi

Ujarku.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung melakukan aksi bersih-bersih besar-besaran sesaat setelah gelombang massa aksi 21 April 2026 membubarkan diri. Dengan mengerahkan lebih dari seratus petugas, otoritas kebersihan kota menargetkan pemulihan estetika kota di titik-titik krusial agar aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh sisa material demonstrasi.

Operasi sterilisasi ini difokuskan pada pusat konsentrasi massa di Jalan Gajah Mada tepatnya depan Kantor Gubernur Kaltim, serta kawasan Kantor DPRD Kaltim di Jalan Teuku Umar. Sebanyak 102 personel diterjunkan untuk menyisir tumpukan sampah plastik hingga sisa pembakaran ban yang sempat mengotori ruas jalan utama tersebut.

Muhammad Taufiq Fajar, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, menjelaskan pihaknya menggunakan skema pembersihan pasca-aksi untuk efisiensi kerja. Petugas baru diperintahkan masuk ke lokasi setelah situasi dipastikan benar-benar kondusif dan massa telah meninggalkan area.

“Kami menerapkan pola pembersihan serentak begitu massa aksi bubar. Pasukan DLH bergerak cepat melakukan pemulihan kondisi lapangan agar sterilisasi berjalan optimal tanpa hambatan,” ujar Taufiq Fajar, Rabu (22/4/2026).

Khusus di area Jalan Teuku Umar, DLH Samarinda tidak hanya sekadar memungut sampah, tetapi juga menyiapkan puluhan karung sebagai langkah mitigasi. Taufiq, menyisipkan pesan agar para peserta aksi kedepannya lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan saat menyuarakan pendapat.

Penyisiran tidak berhenti di dua titik utama saja, tim kebersihan juga melacak residu sampah di sepanjang rute yang dilewati massa, mulai dari kawasan Teras Samarinda hingga area Islamic Center. Untuk menangani kerak bekas pembakaran di aspal, DLH Samarinda mengerahkan armada tempur lengkap yang terdiri dari lima truk sampah, tiga mobil patroli, satu unit road sweeper, hingga dua truk tangki penyemprot air.

“Unit penyemprotan kami gunakan khusus untuk membersihkan residu pembakaran dan sterilisasi trotoar. Kami ingin memastikan sisa-sisa aksi seperti botol plastik dan limbah lainnya segera tertangani,” kata Taufiq.

Meskipun volume sampah didominasi oleh bungkus makanan dan minuman, DLH Samarinda memasang target tinggi dengan menyelesaikan proses pembersihan dalam kurun waktu empat jam saja. Langkah taktis ini diambil guna menjamin wajah ibu kota Kalimantan Timur kembali nyaman untuk dipandang sebelum dimulainya jam kantor dan aktivitas ekonomi pada Rabu pagi.

Taufiq, menegaskan komitmen timnya untuk selalu siaga dalam menjaga kenyamanan warga. Ia memastikan bahwa begitu area dinyatakan kosong dari massa, petugas akan langsung bergerak agar kota kembali bersih sesuai harapan seluruh lapisan masyarakat.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar