Dukung Kemajuan UMKM, DPRD Samarinda Puji Program Kredit Batuah dan Fasilitas Ruang Dagang

Sani Bin Husein, Anggota Komisi II DPRD Samarinda

Ujarku.co – Langkah Pemerintah Kota Samarinda dalam memacu perkembangan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah mendapat sambutan baik dari pihak dewan. Aneka program stimulan mulai dari aspek pembiayaan, penyediaan wadah berjualan, hingga kursus pembinaan berkala dianggap sebagai wujud konkret keseriusan pemerintah daerah dalam memperkokoh basis ekonomi masyarakat di Kota Tepian.

Pernyataan apresiatif itu diutarakan oleh Sani Bin Husein, Anggota Komisi II DPRD Samarinda. Menurut pandangannya, skema kebijakan ekonomi yang diluncurkan oleh jajaran pemerintah kota belakangan ini amat berpihak pada kemakmuran para pengusaha lokal.
Bagi Sani Bin Husain, satu di antara sekian tolok ukur riil dari kepedulian pemerintah daerah ialah peresmian program Kredit Berusaha Beruntung dan Berkah atau Kredit Batuah. Skema bantuan modal ini menjadi solusi segar bagi para pemilik usaha lantaran menyediakan pinjaman nol persen alias tanpa bunga yang amat meringankan operasional usaha.

”Yang pertama ditunjukkan dari adanya Kredit Batuah, kredit tanpa bunga kan. Yang kedua diadakannya acara-acara, bahkan ada penutupan jalan di Kusuma Bangsa untuk mereka berjualan melalui program car-free-day dan car-free-night pada hari tertentu. Jadi Pemerintah Kota ini perhatian,” ujar Sani Bin Husain.

Bukan cuma sokongan berupa area jualan dan modal operasional, kepedulian pemerintah daerah pun menyasar pada penguatan mutu sumber daya manusia. Lewat kerja sama bersama Dinas Perdagangan Kota Samarinda, pemerintah daerah secara kontinu menyelenggarakan bimbingan teknis, mulai dari perbaikan kualitas bungkus produk hingga bimbingan kelanjutan supaya para pengusaha daerah sanggup berkompetisi di bursa pasar modern.

Sani Bin Husain mengimbuhkan, kerja sama antardinas yang diperlihatkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Samarinda lewat pelaksanaan beraneka turnamen olahraga serta panggung hiburan di GOR Segiri turut memicu efek domino yang bagus. Pelaksanaan agenda-agenda massal tersebut terbukti efektif memancing perputaran uang dan mengatrol pendapatan warung-warung kecil di sekeliling pusat keramaian.

”Kami melihat dari indikator-indikator tersebut, Pemerintah Kota ini sangat memperhatikan perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Setiap ada pertandingan sepak bola seperti Borneo Football Club atau acara hiburan lainnya, pasti membawa imbas positif bagi sektor perdagangan masyarakat,” jelas Sani Bin Husain.

Melalui keterpaduan yang kokoh antara aturan dari pemerintah kota dan kontrol dari DPRD Samarinda, agenda penguatan ekonomi warga ini diharapkan bisa terus berjalan secara konsisten. Pembukaan akses dagang yang terbuka bagi semua kalangan ini dipercaya mampu mempercepat perubahan Samarinda menjadi kota pusat peradaban yang berdikari secara finansial.(ADV)

Tag Berita

Bagikan

Komentar