Ujarku.co – Helmi Abdullah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, memberikan pembekalan materi serta motivasi secara langsung kepada puluhan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Samarinda Tahun 2026. Agenda strategis tersebut dilaksanakan secara tatap muka di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Samarinda, Kamis (16/7/2026).
Dalam sela-sela kegiatan tersebut, Helmi Abdullah tidak hanya membakar semangat para kader muda daerah, melainkan juga turut merespons isu nasional yang tengah hangat diperbincangkan publik, yakni pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Saat memberikan materi di hadapan para siswa, Helmi membawakan tema khusus mengenai “Peran Generasi Muda dalam Membangun Demokrasi Berlandaskan Pancasila”. Helmi menilai penanaman nilai ideologi bangsa sangat krusial bagi para pemuda guna memahami secara mendalam filosofi dan makna dari kelima sila Pancasila sebagai landasan wawasan kebangsaan mereka ke depan.
“Materi ini sengaja kita pertegas kembali agar mereka paham betul esensi dari Pancasila, bukan sekadar dihafal. Wawasan ini akan menjadi pondasi kuat bagi penambahan wawasan mereka, mengingat di masa depan mereka lah yang akan menjadi nakhoda kepemimpinan saat Indonesia memasuki era Generasi Emas pada tahun 2045 mendatang,” ujar Helmi Abdullah.
Helmi juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para calon Paskibraka yang hadir. Tercatat, dari total sekitar 300 peserta yang mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi ketat, panitia hanya meloloskan 42 orang terbaik yang dinyatakan berhak bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026 nanti.
“Kalian yang berada di ruangan ini adalah anak-anak pilihan yang sudah tersaring lewat proses yang panjang. Ini modal awal yang sangat besar. Saya berpesan agar selama mengikuti pendidikan intensif beberapa minggu ke depan, manfaatkan waktu untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, terus belajar, mengembangkan kemampuan diri, dan aktif bersosialisasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Helmi juga memberikan pesan menyentuh agar keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi tembok penghalang bagi para siswa untuk bermimpi besar. Ia menegaskan agar tidak ada satu pun anggota Paskibraka yang merasa minder untuk mengejar cita-cita akademik ke jenjang tertinggi, karena pemkot dan pemerintah pusat telah menyediakan berbagai jalur beasiswa.
“Sekolah lah setinggi-tingginya. Kejar pendidikan kuliah kalau perlu sampai jenjang S3. Jangan pernah minder atau berkecil hati jika merasa dari keluarga tidak mampu, karena hari ini negara menyiapkan banyak sekali program beasiswa. Kualitas akademik dan luasnya wawasan inilah yang nantinya menjadi senjata kalian saat dipercaya memimpin, baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional,” tegas Helmi.
Di sisi lain, saat dimintai tanggapan oleh awak media mengenai dinamika pelaksanaan upacara 17 Agustus di IKN, Ketua DPRD Samarinda ini mengaku belum mengetahui secara pasti detail teknis pembagian keprotokoleran antara Jakarta dan IKN, termasuk mengenai kepastian kehadiran Presiden untuk memimpin jalannya upacara di Kaltim.
Namun secara tegas, Helmi Abdullah menyampaikan aspirasi besar masyarakat daerah agar panitia pusat melibatkan secara aktif elemen masyarakat lokal, kelompok komunitas yang memiliki kompetensi, hingga unsur-unsur pimpinan daerah asal Kalimantan Timur dalam momen bersejarah tersebut.
“Harapan kita bersama sebagai masyarakat Kaltim, ketika upacara di IKN itu dilaksanakan, libatkanlah warga lokal setempat yang memang kompeten di bidangnya. Syukur-syukur semua komunitas yang ada di Samarinda ini diberi ruang untuk terlibat di dalamnya agar muncul rasa kebanggaan tersendiri bagi daerah. Termasuk juga unsur pimpinan daerah, harapan kita bisa mewakili masyarakat di sana,” pungkas Helmi Abdullah.(ADV)





