Karir Politik Ely Hartati Rasyid, Mulai dari Simpatisan Hingga Sukses Duduk di Karang Paci

Ely Hartati Rasyid, Anggota DPRD Kaltim.

Ujarku.co – Anggota DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid membagi kisah perjalanan politiknya bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Kisah ini ia ungkapkan bertepatan dengan suka cita perayaan Hari Ulang Tahun HUT PDIP ke-50 yang jatuh pada 10 Januari.

Politisi yang sehari-hari akrab disapa Ely itu ternyata bukan orang baru di keluarga partai berjuluk Wong Cilik itu.

Ia mengenal PDIP sejak era reformasi atau era pasca kepemimpinan Presiden Soeharto tahun 1998 silam.

Kala itu, Ely bersama beberapa kawannya turut aktif sebagai simpatisan. Ia pun banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan partai bersama masyarakat, khususnya masyarakat Kukar.

Setelah lebih kurang dua tahun bergabung sebagai simpatisan, tepat pada tahun 2000 Ely memutuskan untuk bergabung sebagai kader PDIP.

Meski telah bergabung secara resmi dengan PDIP, karir politik Ely tak lepas dari ajakan suami yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kukar, Yusmardani.

Sementara dirinya ditingkat daerah menjabat Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UMKM DPD PDI Perjuangan Kaltim.

Di 2018, Ely memberanikan diri mendaftar sebagai calon Anggota DPRD Kaltim.

Ely hadir sebagai oemain pengganti dalam istilah sepak bola. Sebab saat itu ada salah satu pendaftar mengundurkan diri.

Kala itu, terang dia, pikiran terpilih sebagai anggota DPRD tak terlintas sama sekali. Sebab banyak senior sesama kader partai yang ikut mendaftar.

“Saya cuma meyakini diri membantu partai untuk meloloskan kuota 30 persen perempuan untuk Dapil Kukar dan tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” terangnya kepada Ujarku.co, Selasa (10/1/2023).

Bukan berarti Ely hanya berpangku tangan, menunggu nasib. Seiring berjalannya waktu, dia memberanikan diri turun ke masyarakat untuk memperkenalkan diri. Selama bertemu warga untuk berkampanye, ia menemukan sendiri soal apatisme pemilih terhadap lembaga legislatif.

“Ada juga masyarakat yang belum tahu tugas pemerintah dan dewan. Setiap ke lapangan, saya selalu menemui pertanyaan ini. Paling sering adalah soal jalan, dan bantuan usaha untuk UKM,” ungkapnya.

Singkatnya hal ini lah yang menjadi motivasi besar Ely untuk bisa duduk sebagai wakil rakyat dari Kutai Kartanegara. Dan ia pun sukses meraih jumlah suara yang telah ditetapkan KPU.

Bertepatan pada momen HUT Emas PDIP tahun ini, Ely merasa bangga dengan partai politik yang ia pilih. Diusia ke-50 sebutnya PDIP semakin besar dan matang dalam membantu masyarakat Indonesia.

“Saya ingat dulu saya bawa anak saya ke beberapa HUT PDIP sebelumnya, dan ini anak saya sudah besar dan PDIP pun semakin besar,” ungkapnya.

Dari pengalaman empiris ini lah, kata Ely, dirinya bisa terus menyalakan api perjuangan untuk masyarakat Kutai Kartanegara.

Tak berlebihan, sebab Ely diketahui memiliki darah dan trah pejuang. Ayah Ely adalah Ketua Angkatan 45 Kukar. Pernah ikut gerilya di Sanga-sanga. Sementara ibunya masih keturunan Muso Salim, sosok pejuang dan pahlawan dari Kutai Kartanegara.

Posisinya sebagai wakil rakyat Kaltim dapil Kukar tentu dimanfaatkan Ely sebaik mungkin untuk mewujudkan aspirasi masyarakat. Banyak yang telah ia realisasikan, diantaranya pembangunan jalan, jembatan gang, tempat ibadah dan lain sebagainya.

Ia berharap di HUT Emas ini PDIP akan selalu menjadi partai yang mengutamakan nasib rakyat ketimbang kepentingan individu.

“Selamat ulang tahun ke-50 untuk PDIP. Usia yang sangat matang, harus matang dalam segala hal. Jatuh bangun menjadi modal besar untuk terus bersama rakyat. Mudah-mudahan zaman keemasan akan kita raih di 2024,” ucapnya. (*)

Penulis : ATW/Ujarku.co

Tag Berita

Bagikan

Komentar