Ujarku.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya mega proyek Terowongan Gunung Manggah senilai Rp 141 miliar.
Terowongan ini dibangun pemkot sebagai solusi pengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Otto Iskandardinata sekaligus sebagai penunjang akses perekonomian daerah menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Diperkirakan, panjang terowongan mencapai 600 meter dengan lintasan mulai dari Jalan Sultan Alimuddin hingga ke Jalan Kakap.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan, perkiraan waktu pekerjaan mencapai 18 hingga 22 bulan.
“Mudah-mudahan terowongan ini dikerjakan sesuai dengan tengat waktu yang kita harapkan bersama,” ucapnya usai melakukan peletakan batu pertama, Jumat (20/1/2022).

Mengenai dampak sosial, Andi Harun memastikan akan diselesaikan pemerintah kota secara paralel.
“Insha Allah dalam waktu dekat bisa diselesaikan karena memang tinggal menunggu penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), dan semua sudah kita siapkan termasuk uang ganti rugi yang diperlukan untuk kegiatan ini,” ujarnya.

Andi Harun berharap, kegiatan ini dapat didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat agar kegiatan pembangunan proyek tersebut berjalan sesuai target yang direncanakan.
“Ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa, tapi ini untuk kepentingan seluruh masyarakat Kota Samarinda,” pungkasnya. (*)
Penulis : ATW/Ujarku.co





