Ananda Moeis Soroti Buzzer Serang Kritikus Pemerintah, Dinilai Ancam Demokrasi

Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua DPRD Kaltim

Ujarku.co – Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), mengkritik keras maraknya penggunaan akun buzzer atau anonim yang kerap membalas kritik masyarakat terhadap pemerintah dengan serangan balik. Ia menilai praktik ini merusak ruang demokrasi dan melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Dalam keterangannya usai Rapat Paripurna ke-18 DPRD Kaltim, Kamis (12/6/2025), Ananda menekankan pentingnya pemerintah membuka diri terhadap kritik, termasuk yang disampaikan melalui media sosial oleh warga.

“Netizen itu juga bagian dari masyarakat. Ketika mereka menyampaikan kritik, itu seharusnya dijadikan masukan, bukan justru dilawan dengan buzzer,” ujar Ananda.

Ia menyebutkan serangan dari akun-akun anonim terhadap pengkritik pemerintah hanya akan memperkeruh komunikasi antara rakyat dan negara. Menurutnya, kritik organik adalah bentuk partisipasi publik yang patut dihargai dalam sistem demokrasi.

“Kalau buzzer-nya organik, tidak masalah. Tapi jika itu setting-an yang diarahkan untuk menyerang warga yang mengkritik, itu justru salah dan bisa membuat masyarakat makin apatis,” jelasnya.

Ia mengingatkan reaksi negatif terhadap kritik justru akan merusak kepercayaan publik dan menciptakan jarak antara pemerintah dan masyarakat.

“Kalau setiap kritik dianggap gangguan lalu dibalas dengan serangan, rakyat makin tidak percaya. Tidak mungkin membangun kepercayaan dengan menekan aspirasi,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi aspirasi masyarakat, bukan justru menciptakan atmosfer defensif yang menutup ruang diskusi publik.

Lebih lanjut, Ananda menegaskan ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata dari infrastruktur fisik, melainkan dari kemampuan pemerintah dalam mendengarkan dan merespons suara rakyat.

“Kritik bukan bentuk permusuhan. Sebaliknya, itu bukti bahwa masyarakat masih peduli. Kalau sudah tidak peduli, mereka akan diam saja,” tutupnya.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar