Ujarku.co – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, memberikan semangat penuh kepada para kafilah Kukar yang akan berlaga dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke‑45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan hati dan melihat ajang ini sebagai momen ibadah serta penyegaran spiritual, bukan sekadar tekanan kompetisi.
“Anggaplah ini liburan religi, jangan jadikan beban. Yang penting adalah kalian sudah berjuang mewakili daerah,” ujar Aulia saat melepas keberangkatan kafilah. Ia menyampaikan bahwa kemenangan memang diharapkan, tetapi yang terpenting adalah mengeluarkan seluruh kemampuan yang telah diasah melalui masa pelatihan.
Pemerintah daerah menyediakan pendamping yang siap membantu peserta dalam aspek teknis maupun mental. Aulia meminta kafilah yang menghadapi kendala agar segera berkomunikasi dengan pendamping. “Jangan takut dimarahi. Pendamping ada untuk membantu kalian agar tetap fokus,” katanya.
Ia menegaskan bahwa beban mental yang berlebihan justru bisa mengganggu performa. “Kalau jadi beban, lutut bisa bergetar, suara tak keluar,” tuturnya mengingatkan para peserta agar tampil dengan tenang dan percaya diri.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menyatakan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara akan menyusul ke arena lomba dan menyerahkan piala bergilir pada pembukaan. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah bersifat aktif dan kontinu.
Ia menutup dengan doa dan harapan tinggi untuk seluruh kafilah. “Keluarkan semua potensi terbaik kalian. Kami di Kukar mendoakan kesuksesan kalian,” ujar Aulia dengan penuh optimisme.
Dengan semangat kebersamaan dan persiapan matang, Kukar berharap kafilahnya dapat tampil maksimal, membawa pulang prestasi, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. adv


