Ujarku.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) optimistis mampu menuntaskan realisasi serapan anggaran hingga 92 persen pada akhir tahun anggaran 2025.
Armin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim mengatakan, hingga awal November ini, capaian serapan anggaran Disdikbud Kaltim telah mencapai sekitar 69 persen. Sebagian besar dana tersebut terserap untuk pembiayaan proyek infrastruktur pendidikan.
“Fisiknya sudah hampir 69-an persen, jadi masih berjalan on the track. Kalau nantinya ada SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran), itu karena sisa dari proses lelang yang nilainya cukup besar,” jelasnya, Selasa (4/11/25).
Ia menegaskan fokus utama pihaknya tetap diarahkan pada penyelesaian proyek pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sekolah, serta pemenuhan kebutuhan belanja pegawai. Upaya percepatan dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan selesai tepat waktu.
“Prioritas kami tetap penyelesaian proyek fisik dan belanja kepegawaian. Semua sudah berjalan sesuai rencana,” ujar Armin.
Lebih lanjut, Armin menambahkan, target serapan hingga 90 – 92 persen masih realistis untuk dicapai. Hal ini mengingat sebagian besar proyek saat ini tengah dalam tahap pengerjaan oleh pihak kontraktor.
“Kita tetap optimis karena proyek-proyek fisik sedang berlangsung. Hanya saja, beberapa penyedia atau kontraktor memang belum mengajukan permintaan pembayaran, jadi dananya masih tertahan,” terangnya.
Ia menjelaskan, keterlambatan pembayaran kepada kontraktor tidak berarti adanya kendala pada progres pekerjaan, melainkan menunggu penyelesaian administrasi dari pihak penyedia jasa. Setelah seluruh berkas selesai diverifikasi, proses pembayaran akan segera dilakukan.
“Jadi bukan karena pekerjaannya belum selesai, tapi karena memang mereka belum menagihkan pembayaran. Begitu prosesnya rampung, semua bisa segera dicairkan,” lanjutnya.
Selain memantau progres proyek fisik, Disdikbud Kaltim juga terus melakukan evaluasi internal agar tidak terjadi hambatan dalam serapan anggaran di triwulan terakhir. Monitoring dilakukan secara berkala terhadap seluruh bidang dan unit pelaksana kegiatan.
“Kami terus menggenjot percepatan serapan dengan tetap memperhatikan aspek akuntabilitas. Semua bidang sudah kami dorong agar menyelesaikan kegiatannya sebelum tutup tahun,” jelas Armin.
Ia menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen agar seluruh program strategis Disdikbud Kaltim dapat terselesaikan dengan baik.
“Insha Allah, semua kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berjalan lancar sampai akhir tahun,” pungkasnya.(*)
Penulis: Devi Mogot





