Ujarku.co – Dalam peringatan Idul Adha 1446 H di halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, mengajak seluruh warga untuk menanamkan kembali semangat berbagi dan kebersamaan sebagai inti dari ibadah kurban. Ia menegaskan bahwa ibadah ini bukan sekadar ritual, tetapi wujud nyata kepedulian sosial dan tanggungjawab bersama.
Edi mengingatkan bahwa kurban melibatkan lebih dari sekadar penyembelihan hewan — pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kemaslahatan bersama juga merupakan bagian dari nilai yang harus dihayati. “Ibadah kurban bukan sekadar menyembelih, tapi pengorbanan untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa semangat persatuan yang terlihat dalam pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci juga harus menjadi inspirasi bagi masyarakat di Kutai Kartanegara. Kesatuan umat lintas suku, ras, dan budaya menjadi pilar penting dalam memperkuat kebhinekaan lokal.
Di akhir sambutannya, Edi menyampaikan kata pamit sekaligus terima kasih kepada rakyat Kukar menjelang masa akhir jabatannya sebagai bupati. Ia mengapresiasi kebersamaan selama memimpin sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin terjadi.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kerja sama semua pihak. Mohon maaf atas kekhilafan selama saya mengemban amanah,” tuturnya dengan penuh khidmat.
Ia menutup dengan harapan agar keluarga besar masyarakat Kutai Kartanegara selalu dirahmati dan diberi kesempatan untuk terus merayakan Idul Adha di tahun-tahun mendatang bersama kasih, berbagi, dan damai.
Dengan panggilan bersama ini, Edi berharap nilai solidaritas, gotong-royong, dan kepedulian sosial yang dibangkitkan oleh Idul Adha tetap hidup dan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari warga Kukar. adv


