Ujarku.co – Indeks keyakinan konsumen (IKK) Kaltim, mencapai 141,3 persen.
Angka itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Bank Indonesia, pada Februari 2023.
Dengan IKK mencapai 141,3 persen, memberi gambaran optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi Bumi Mulawarman.
“Indikasi tetap terjaganya ekonomi Kaltim ini dapat dilihat dari IKK yang mencapai 141,3 persen, jauh di atas angka keseimbangan optimistis (angka indeks 100),” kata Ricky Perdana Gozali, Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim.
IKK Kaltim, ditopang dari kontribusi dua indeks, seperti Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) tercatat sebesar 136,7 persen.
Kemudian, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 145,8 persen.

“IKE tetap terjaga, ditopang optimisme penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja saat ini, termasuk pembelian barang tahan lama dengan pencapaian indeks masing-masing tercatat sebesar 133,5 persen, 147 persen, dan 129 persen, berada di level optimis,” ungkapnya.
Ekspektasi konsumen di Kaltim terhadap kondisi ekonomi selama enam bulan ke depan diprediksi tetap kuat.
Hal itu tercermin dari IEK yang tetap terjaga pada level optimis sebesar 145,8 persen.
Hal itu ditopang dari ekspektasi konsumen terhadap penghasilan, kegiatan usaha, dan ketersediaan lapangan kerja yang masing-masing tercatat sebesar 141,5 persen, 146,5 persen, dan 149,5 persen.

“Tetap solidnya IKE dan IEK diharapkan mampu diimbangi dengan kondusivitas perekonomian Kaltim melalui penguatan pembangunan ekonomi,” jelasnya.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara turut mendorong lajunya pertumbuhan ekonomi di Kaltim, termasuk dari sisi investasi, sehingga tingkat optimisme masyarakat yang turut meningkat. (*)
Penulis; SL/Ujarku.co


