Ujarku.co – Fraksi Golkar DPRD Kutai Timur menekankan Pemkab Kutim wajib mengalokasikan 20 persen anggaran ke sektor pendidikan di APBD 2025.
Hal tersebut seperti yang disampaikan Hasna Dahlan, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kutai Timur.
“Ketentuan ini harus diupayakan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk sinkron dengan rencana kerja pemerintah,” ungkap Hasna.
Hasna menyebut alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen sangat penting untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
“Kami percaya bahwa investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan, dan ini sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045,” sebutnya.
Selain itu, alokasi anggaran yang tepat akan berdampak positif pada kualitas pendidikan di Kutai Timur.
“Dengan anggaran yang cukup, kita dapat meningkatkan fasilitas pendidikan, pelatihan guru, dan program-program yang mendukung siswa,” jelasnya.
“Kami berharap semua elemen masyarakat, termasuk orang tua dan guru, dapat berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung penggunaan anggaran pendidikan,” lanjutnya.
Fraksi Golkar DPRD Kutim berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran yang sesuai.
“Kami yakin, dengan alokasi yang tepat, kita dapat menciptakan generasi yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tegasnya. (adv)





