Ujarku.co – Pada sebuah pagi cerah di Tenggarong, cerita-cerita kecil mulai membentuk jejak besar dalam sejarah olahraga Kukar. Kejuaraan push bike, sebuah ajang di mana anak-anak berusia 3-15 tahun berkumpul untuk menunjukkan bakat mereka di lintasan sepeda, telah menjadi saksi dari mimpi-mimpi kecil yang berbunga di tengah lapangan berdebu.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, penuh antusias menyambut para peserta dengan senyuman hangat.
“Mereka adalah bukti bahwa harapan dan semangat tidak mengenal usia. Melalui kejuaraan ini, kami ingin membawa pesan bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa,” ujar Edi.
Sosialisasi olahraga push bike ke sekolah-sekolah menjadi tonggak penting. Dalam upaya bersama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, anak-anak Kukar diberi kesempatan untuk melihat dunia melalui setang sepeda mereka.
“Inilah awal dari mimpi-mimpi besar. Push bike bukan sekadar olahraga, tapi juga tentang menemukan diri dan mencapai puncak yang belum pernah dicapai sebelumnya,” katanya.
Kejuaraan ini adalah cerita tentang keberanian, ketekunan, dan tekad anak-anak Kukar. Mereka bukan sekadar peserta, tetapi pahlawan kecil yang melangkah menuju masa depan cerah. Oleh karena itu, sambutlah mereka dengan tepuk tangan hangat dan senyuman mendukung.
“Dengan setiap putaran sepeda, mereka membuktikan bahwa mimpi-mimpi kecil bisa menjadi kenyataan yang besar,” tutupnya. (ADV/DiskominfoKukar)
Penulis: Nfl
Editor: Tirta








