Ujarku.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dan LPG dalam kondisi aman menjelang perayaan Imlek dan Ramadan.
Terkhusus SPBU Jalan Urip Sumoharjo, Saefuddin Zuhri, Wakil Wali Kota Samarinda memantau ketersediaan LPG 3 kilogram dan 5 kilogram memastikan distribusinya berjalan lancar. Selain stok, pengawasan juga difokuskan pada kesesuaian isi tabung gas agar tidak merugikan masyarakat.
“LPG 3 kilo dan 5 kilo aman. Kita minta tetap ditimbang untuk memastikan isinya sesuai,” ujar Saefuddin Zuhri, Kamis (12/2/2026).
Selain LPG, pemantauan dilakukan terhadap bahan pokok seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabai, ikan, ayam, dan daging di Toko Dermaga, Jalan Yos Sudarso serta Pasar Segiri. Dari hasil sidak, stok dinilai mencukupi untuk menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
Namun demikian, Saefuddin mengakui distribusi barang dari luar daerah sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut membuat frekuensi dan volume pengiriman kapal menurun dibanding biasanya.
“Gelombang tinggi membuat pengiriman berkurang. Kita minta distributor menambah kuota suplai,” jelasnya.
Meski ada hambatan distribusi, harga komoditas di Pasar Segiri masih relatif terkendali. Bawang putih tercatat sekitar Rp42 ribu per kilogram, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, dan cabai rawit Rp65 ribu per kilogram.
Ia menambahkan, beberapa komoditas mengalami fluktuasi ringan, namun masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Pemerintah berharap suplai dari daerah produsen seperti Jawa dan Sulawesi tetap stabil agar harga tidak melonjak hingga Ramadan dan Lebaran.(*)
Penulis: Devi Mogot





