Ujarku.co – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya meningkatkan jumlah pemilih pemula pada Pilkada 2024, dengan target partisipasi lebih tinggi dibandingkan Pilkada 2020.
Saat itu, tingkat partisipasi pemilih di Kaltim hanya mencapai 61 persen, jauh di bawah target nasional sebesar 77,5 persen yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ahmad Firdaus, Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, menjelaskan berbagai langkah strategis sedang dilakukan guna mencapai target ini, khususnya melalui peningkatan sosialisasi kepada pemilih pemula.
“Harapan kami adalah partisipasi bagi pemilih pemula ini bisa meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, karena sejauh ini partisipasi pemilih di Kaltim masih rendah,” ujar Jumat (8/11/2024).
Salah satu langkah utama adalah memperbanyak kegiatan sosialisasi ke institusi pendidikan, seperti sekolah dan perguruan tinggi, selama masa kampanye yang berlangsung hingga 23 November.
Firdaus menekankan pentingnya mendorong keterlibatan pemilih pemula melalui pendekatan yang aktif dan langsung.
“Kami berupaya menjalankan berbagai kegiatan dan program, baik di Kesbangpol provinsi maupun kabupaten,” tambahnya.
Salah satu kegiatan yang baru saja dilaksanakan adalah Pekan Bhinneka Sakti, yang digelar dengan kolaborasi bersama komunitas milenial. Kegiatan ini bertujuan membangkitkan partisipasi aktif generasi muda dalam Pilkada.
“Kami ingin generasi muda Kaltim semakin sadar akan perannya dalam politik, sehingga mereka bukan hanya memilih, tetapi juga aktif mengawasi setiap tahapan Pilkada,” pungkasnya.(*)
Penulis: Devi Mogot
Editor: Tirta Wahyuda






