Lampaui Target Setoran PAD, Pansus LKPJ DPRD Samarinda Dorong Perumdam Tirta Kencana Kejar Layanan 100 Persen

Pansus LKPJ DPRD Samarinda saat mengunjungi Perumdam Tirta Kencana

Ujarku.co – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Samarinda memberikan apresiasi atas kinerja Perumdam Tirta Kencana Samarinda yang berhasil mencatatkan capaian pendapatan melampaui target pada tahun anggaran 2025. Meski capaian setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai memuaskan, legislatif kini menaruh harapan besar agar perusahaan pelat merah tersebut mampu mempercepat cakupan layanan air bersih hingga 100 persen sebelum target awal di tahun 2029.

Kunjungan lapangan yang dilakukan pada Selasa (28/4/2016) ini merupakan langkah pendalaman untuk mengevaluasi realisasi program kerja yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir. Selain membedah data keuangan, para anggota legislatif juga melakukan tinjauan langsung ke unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) guna memastikan infrastruktur yang dibangun berfungsi dengan optimal.

Abdul Rohim, Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, mengungkapkan capaian setoran PAD Perumdam Tirta Kencana pada tahun 2025 menyentuh angka Rp17 miliar. Jumlah tersebut melampaui target yang telah direncanakan sebelumnya, yakni sebesar Rp12 miliar.

“Alhamdulillah, angka Rp17 miliar ini sudah melampaui target yang direncanakan sebesar Rp12 miliar. Dari sisi ekonomi dan pendapatan, kami melihat kinerjanya sangat positif,” ujar Abdul Rohim.

Abdul Rohim, Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda

Terkait distribusi air bersih, progres layanan saat ini dilaporkan telah mencapai angka 84 persen. Melihat tren positif tersebut, Abdul Rohim, mendorong manajemen Perumdam untuk melakukan akselerasi agar target layanan menyeluruh bagi seluruh warga Samarinda dapat direalisasikan lebih cepat dari target rencana strategis tahun 2029.

“Jika capaian layanan 100 persen bisa diraih lebih cepat, kenapa tidak? Sekarang sudah di angka 84 persen, tinggal didorong sedikit lagi. Kami juga sudah mengecek sampel konstruksi di IPA Tirta Kencana Unit 7, secara bangunan dan pemanfaatan sudah berjalan dengan baik tanpa kendala teknis,” jelas Abdul Rohim.

Meski merasa puas dengan hasil pantauan lapangan, dewan tetap memberikan catatan mengenai potensi peningkatan target PAD di masa depan. Abdul Rohim, menyatakan akan segera mendiskusikan kemungkinan kenaikan target tersebut dengan Bagian Ekonomi Pemkot Samarinda.

Namun demikian, dewan juga menyadari adanya tantangan eksternal seperti dinamika geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi biaya operasional perusahaan di tahun 2025 dan 2026. Abdul Rohim, menegaskan pihaknya akan terus memantau keseimbangan antara target pendapatan dan kualitas layanan di tengah fluktuasi biaya operasional tersebut.

“Kami akan diskusikan lagi dengan Pemkot apakah target PAD masih bisa diperbesar. Sambil berjalan, kami terus pantau kondisi operasional mereka agar pelayanan ke masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkas Abdul Rohim.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar