Ujarku.co – Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-30 pada tahun 2024. Penetapan tersebut disampaikan oleh Ahmad Jayadi, Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Nasional (LPTQN), dalam acara Malam Ta’aruf di Gedung Odah Etam, Sabtu Malam (7/9/2024).
Ahmad Jayadi menyebutkan MTQ kali ini akan melibatkan enam cabang utama, yaitu seni baca Al-Quran, qiraat Al-Quran, hafalan Al-Quran, tafsir Al-Quran, fahmil Quran, serta kaligrafi Al-Quran dengan total 23 golongan.
“Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan merupakan bagian dari upaya kita untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni serta pemahaman Al-Quran di Indonesia,” ujar Ahmad Jayadi.
Sebagai tuan rumah, Kaltim sangat antusias menyambut MTQ Nasional ke-30. Akmal Malik, Pj Gubernur Kaltim, menyatakan kebanggaannya akan hal tersebut.
“Kami menyambut dengan penuh rasa bahagia seluruh kafilah dari berbagai penjuru Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memperkaya semangat kebhinekaan serta persatuan,” ungkap Akmal Malik.
Ia juga menyampaikan kegiatan pawai ta’aruf yang diadakan pagi tadi merupakan momen penting untuk memperkenalkan budaya lokal, termasuk pawai dengan kendaraan hias yang unik di Kaltim.
Selain itu, Akmal Malik juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Kaltim akhirnya dapat menjadi tuan rumah MTQ setelah 48 tahun.
“Kami telah menunggu selama hampir lima dekade untuk kesempatan ini. Semoga MTQ tahun ini tidak hanya sukses dalam pelaksanaannya, tetapi juga melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat membawa nama Indonesia ke tingkat internasional,” harapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya rangkaian malam ta’aruf tersebut dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di masyarakat.
Penyerahan piala presiden kepada Pemprov Kaltim juga menjadi sorotan dalam acara malam ta’aruf. Piala tersebut dianggap sebagai simbol kehormatan dan harapan agar MTQ dapat berjalan lancar.
Akmal Malik mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan MTQ Nasional ke-30, dan berharap agar semua rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses.
“Kami sangat menghargai semua usaha dan kerja keras dari semua pihak yang terlibat. Selamat datang di Kalimantan Timur, semoga Allah memberkahi setiap langkah kita,” tutup Akmal Malik.
Suasana malam ta’aruf tersebut semakin khidmat atas pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari Munawarah, Qoriah Kaltim pemenang MTQ Nasional tahun 1992.(*)
Penulis: Devi Mogot





