Ujarku.co – Novel Tyty Paembonan, Anggota DPRD Kutai Timur, menyoroti masih adanya sejumlah desa di Kutai Timur belum teraliri listrik dan air bersih.
Kondisi ini ditemukan Novel saat mengunjungi Kecamatan Bengalon.
“Kecamatan Bengalon itu masih ada beberapa wilayah yang terisolasi, seperti di jalan menuju Sekrat Pantai. Warga masih menggunakan genset desa untuk memenuhi kebutuhan listrik,” kata Novel.
Sulitnya jangkauan listrik dan air bersih ini disebabkan sulitnya akses jalan menuju desa-desa terpencil.
Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian serius dari Pemkab Kutim.
“Sulitnya akses jalan menjadi salah satu penyebab utama belum tersedianya jaringan listrik dan air bersih. Kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Novel mendorong Pemkab Kutim dapat mempercepat upaya pemerataan infrastruktur dasar seperti listrik dan air bersih, khususnya di desa-desa yang masih tertinggal.
“Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan di Kutai Timur,” tegasnya. (adv)





