Otorita IKN dan Korea Selatan Kerja Sama Bangun Teknologi Kota Cerdas di Ibu Kota Nusantara

Otorita IKN terima kunjungan delegasi Korea Selatan/humas otorita ikn

Ujarku.co – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Korea Selatan menjalin kerja sama dalam pengembangan teknologi kota cerdas (smart city) di Nusantara.

Pemanfaatan teknologi kota cerdas ini disebut menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi baru di Ibu Kota Nusantara.

Untuk itu, Otorita IKN bersama Ministry of Land, Infrastructure and Transport (MOLIT) Korea Selatan, turut menggelar Nusantara Smart City Forum (NSCF) 2025, dengan menghadirkan para pakar dari Indonesia dan Korea Selatan untuk membahas pengembangan pusat kolaborasi smart city, protokol smart building, serta dampaknya terhadap pembangunan ekonomi.

Melalui forum ini, kedua institusi menegaskan komitmen mereka terhadap pengembangan teknologi dan kebijakan kota cerdas yang dapat diimplementasikan langsung di lingkungan IKN.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan IKN menempatkan inovasi sebagai inti pertumbuhan.

“Kami membayangkan Smart City Cooperation Center (SCCC) sebagai ‘living lab’ yang memungkinkan pengembangan bersama, sebuah ruang di mana kebijakan, teknologi, dan solusi inovatif dapat diuji langsung di lingkungan perkotaan yang nyata,” ungkap Basuki Hadimuljono.

“Kami juga mengharapkan Gedung SCCC ini menjadi tempat bertemunya praktisi, akademia, mahasiswa dan siswa untuk menumbuhkan future skills yang meningkatkan daya saing di masa depan. Di sinilah investasi bertemu dengan inovasi, menghasilkan terobosan praktis yang meningkatkan layanan publik,” sambungnya.

Kepala Tim dari MOLIT Korea Selatan, Jo Eun Hye, mengapresiasi kemajuan kerja sama kedua negara dalam pembangunan smart city.

Dirinya menyampaikan pendirian dan operasional SCCC yang dilaksanakan hari ini merupakan pencapaian penting yang berdiri di atas pondasi kolaborasi kuat antara Indonesia dan Korea Selatan.

Jo Eun Hye menjelaskan kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga pengembangan berbagai teknologi kota cerdas yang efektif dan dapat menjawab kebutuhan kota modern.

“Kami percaya Nusantara akan menjadi pusat inovasi yang menyatukan berbagai teknologi, gagasan, dan peluang yang tersebar dari banyak pihak, lalu berkembang menjadi ekosistem kota cerdas yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Jo Eun Hye.

Sesi presentasi NSCF 2025 mencakup status proyek SCCC yang dipresentasikan bersama oleh CJ OliveNetworks dan Teknik Sipil dan Teknologi Bangunan (KICT), proses pengembangan rencana induk, draf awal protokol bangunan pintar yang dikembangkan bersama oleh kedua organisasi, serta arah teknis dan kemajuan pengembangan SCCC.

Penyelenggaraan forum ini menegaskan kembali peran Nusantara sebagai laboratorium perkotaan masa depan, tempat pengembangan kebijakan dan teknologi dilakukan secara kolaboratif untuk mendorong transformasi ekonomi Indonesia menuju era digital.

“Kolaborasi Indonesia dan Korea dalam pengembangan smart city diharapkan dapat mempercepat realisasi target Nusantara sebagai kota hijau, cerdas, dan layak huni yang menjadi model bagi kota-kota masa depan,” tegasnya. (*)

Editor: Er Riyadi

Tag Berita

Bagikan

Komentar