Pasar Pagi Tak Kunjung Dibuka, Abdul Rohim Desak Pemkot Bertindak Cepat

Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda

Ujarku.co – Penundaan pembukaan kembali Pasar Pagi Samarinda usai renovasi menjadi perhatian serius DPRD Samarinda. Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera mengambil langkah nyata agar pasar legendaris itu kembali beroperasi setelah sekian lama mangkrak.

Menurut Rohim, kondisi pedagang semakin terpuruk sejak renovasi pasar dimulai. Janji penyelesaian proyek pada akhir 2024 belum terpenuhi hingga pertengahan 2025, sementara tekanan ekonomi terus membebani para pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas di pasar tersebut.

“Pedagang sudah terlalu lama menunggu. Pemerintah harus peka terhadap realita di lapangan, ini bukan sekadar soal fisik bangunan, tapi soal keberlangsungan hidup ribuan keluarga,” ujar Rohim beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya prinsip keadilan dalam proses penataan ulang lapak. Menurutnya, pedagang lama yang telah mengantongi surat hak pengelolaan wajib diprioritaskan dalam penempatan.

“Jangan sampai muncul ketidakadilan. Pedagang yang dulu sudah tertib secara administratif justru tersisih oleh pedagang baru. Ini berisiko menimbulkan konflik sosial baru,” tegasnya.

Hingga kini, ia menyatakan belum mendapat informasi resmi dari dinas terkait mengenai kapan pasar akan kembali dibuka. Untuk itu, ia mendorong Pemkot Samarinda menyampaikan kepastian kepada publik dan segera merancang kebijakan pemulihan ekosistem pasar secara komprehensif.

“Pasar Pagi bukan sekadar pusat perdagangan, tapi denyut ekonomi mikro Samarinda. Sudah waktunya kita pulihkan fungsinya dengan prioritas pada keadilan dan keberlanjutan,” pungkas Rohim.(adv)

Tag Berita

Bagikan

Komentar