Ujarku.co – Hasna Dahlan, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kutai Timur, mendorong alokasi alokasi belanja operasi Rp5,603 triliun di APBD 2025 dapat difokuskan pada program pengentasan stunting dan peningkatan gizi.
Hasna mengungkap alokasi belanja operasi yang mencapai 50 persen dari total anggaran belanja daerah harus dimanfaatkan secara optimal.
“Kami Fraksi Golkar meminta kepada Pemkab Kutim agar memperhatikan pemenuhan alokasi belanja daerah untuk program pengentasan stunting dan peningkatan gizi,” ungkap Hasna.
Selain itu, belanja operasi daerah juga dapat dimanfaatkan untuk program pengentasan kemiskinan, sebagai prioritas daerah.
“Kami ingin memastikan anggaran yang dialokasikan dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah kita,” jelasnya.
Dengan program prioritas itu, Fraksi Golkar berharap terjadi penurunan angka pengangguran terbuka di Kutai Timur.
“Kami berharap agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan dana yang cukup untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan keterampilan masyarakat,” lanjutnya.
Dirinya menegaskan pengelolaan anggaran yang baik akan berkontribusi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam pengelolaan anggaran dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (adv)





