Ujarku.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan dua ekor sapi limosin untuk kegiatan kurban Idul Adha 1446 H sebagai bentuk dukungan kepada lembaga pendidikan agama di daerah. Hewan kurban ini secara simbolis diserahkan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, kepada pengurus dua pondok pesantren di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang.
Masing-masing sapi limosin tersebut memiliki berat sekitar 625 kilogram dan akan dikelola oleh pondok pesantren untuk kemudian disalurkan kepada santri dan masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan pesantren. Edi menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar ritual, tetapi wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan kemitraan antara pemerintah dan lembaga keagamaan.
“Perayaan Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan, namun tentang memperkuat semangat berbagi, kepedulian, dan solidaritas antarwarga,” ujar Edi dalam sambutannya usai penyerahan. Ia berharap agar aksi tersebut menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus melakukan kebaikan secara kolektif.
Lebih jauh, Pemkab Kukar juga menyalurkan total 152 ekor sapi untuk 20 kecamatan, dengan dua di antaranya berupa sapi limosin khusus untuk pondok pesantren. Penyaluran ini menggambarkan upaya pemerintah daerah dalam memastikan bahwa bantuan kurban benar-benar menyentuh komunitas yang membutuhkan dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai mitra pembangunan.
Para pimpinan pondok pesantren menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi perhatian pemerintah daerah. Mereka berharap bahwa sinergi seperti ini akan terus dilakukan agar lembaga pesantren dapat lebih optimal mendukung pembinaan generasi muda dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Edi menutup dengan ajakan agar setiap warga Kukar memaknai Idul Adha sebagai momentum refleksi dan tindakan — bukan hanya perayaan semata. Ia menyerukan agar nilai pengorbanan, keikhlasan, dan berbagi yang terkandung dalam kurban menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Dengan penyaluran sapi limosin ini, Pemkab Kukar berharap tercipta efek positif: memperkuat peran lembaga keagamaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, dan membangun kultur berbagi yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. adv


