Ujarku.co – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) meningkatkan pemberdayaan masyarakat lokal menuju ketahanaan pangan lewat sosialisasi praktis budidaya tanaman pisang berbasis kultur jaringan sebagai produk inovatif, unggulan, dan bernilai jual.
Sebanyak 30 peserta mendapat edukasi pengenalan bibit hingga teknik budidaya menyesuaikan kondisi lingkungan di tanah Kalimantan.
Pengembangan produk pangan lokal melalui sosialisasi ini didukung dengan penyerahan dua jenis bibit tanaman pisang kultur jaringan, yaitu pisang kepok grecek dan pisang cavendish. Setiap peserta mendapatkan sejumlah lima bibit tanaman tersebut.
Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Lenggono, mengapresiasi antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam proses produksi pangan lokal.
“Kami juga akan memberikan dukungan satu karung media tanam seberat 25 kg kepada setiap peserta, sehingga bibit tanaman tersebut dapat segera ditanam di setiap pekarangan rumah,” kata Lenggono.
“Dengan begitu, pertumbuhan tanaman dan hasil panen berkalan optimal. Nantinya, pendampingan ini akan terus kita lakukan juga, termasuk berkolaborasi dengan penyuluh pertanian Kecamatan Sepaku,” lanjutnya.
Hadirnya program ini menegaskan bahwa pembangunan IKN bertumpu pada masyarakatnya.
“Ketahanan pangan bukan hanya hasil panen, tetapi lahir dari kolaborasi, pembelajaran, dan kerja bersama yang menghadirkan manfaat nyata bagi warga Nusantara,” tegasnya. (*)
Editor: Er Riyadi





