Ujarku.co – Agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sudah didepan mata. Hal tersebut ditandai dengan bermunculannya nama-nama yang akan memimpin Kota Samarinda. Menanggapai hal tersebut, Andi Harun Wali Kota Samarinda turut mengisyaratkan bahwa dirinya akan bertahan di Samarinda.
Andi Harun menjelaskan, untuk maju pada Pilkada 2024 bukanlah perkara yang mudah. Menurutnya, banyak hal yang harus dipertimbangkan melalui dukungan partai politik, sumber logistik yang cukup dan dukungan dari keluarga.
“Saya termasuk politisi yang tidak mau gegabah dalam berpolitik, karena konsekuensinya banyak. Ada konsekuensi terhadap keluarga, pembiayaan dan lebih-lebih konsekuensi terhadap dukungan dari partai politik. Apakah saya ini masih mendapatkan dukungan dari partai politik? Kita lihat saja dalam waktu dekat.
Lalu bagaimana dengan isu terkait pencalonan independen. Awak media ingin menggali lebih dalam apakah kebenaran terkait majunya Andi Harun melalui independen merupakan kebenaran. Menanggapi hal tersebut, Andi Harun menjelaskan;
“Sebenarnya jalur independen itu bukan inisiatif dari saya, ini murni inisiatif dari masyarakat dan tentu saya harus sangat menghargai karena betapa itu dapat dibaca bahwa mayoritas masyarakat Samarinda menginginkan saya tetap di Samarinda. Masyarakat dengan inisiatifnya sendiri dan biaya mereka sendiri mengumpulkan KTP sebagai syarat untuk mengikuti independen,” jelas Andi Harun.
Andi Harun menegaskan, semua pilihan akan kembali kepada masyarakat Samarinda. Ia menyakinin mayoritas masyarakat Samarinda cerdas dan telah menentukan pilihan yang tidak lagi berdasarkan pertimbangan material material, melainkan bukti yang berdampak pada perkembangan pembangunan dan kesejahteraan di Kota Samarinda.
“Saya ulangi sekali lagi, pilihan utama saya tetap mau masuk lewat partai politik jika partai politik memberi ruang saya dukungan termasuk partai Gerindra itu paling utama. Namun saya tidak menafikan dan saya merasakan hormat yang setinggi-tingginya jika ada kader partai Gerindra yang ingin maju selain saya. Pada akhirnya semua kembali kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)
Penulis: Devi Mogot








