Ujarku.co – Pemkot Samarinda memiliki program Dana Bertuah, yang ditujukan untuk membantu para pelaku usaha di Kota Tepian. Namun program tersebut mendapat sorotan dari DPRD Samarinda.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik menyebut sampai saat ini, realisasi dari pelaksanaan program tersebut masih terbilang minim.
Pasalnya dari Rp15 miliar dana yang digelontorkan Pemkot Samarinda, yang terserap baru mencapai Rp2 miliar.
“Padahal target yang dipasang itu 10 ribu pelaku usaha. Kalau Rp2 miliar, berarti baru berapa pelaku usaha yang merasakan program tersebut,” beber Rofik.
Ia meminta Pemkot Samarinda lekas mengevaluasi program tersebut. Karena tentunya tak ada pihak yang menginginkan program tersebut nantinya jsutru menjadi temuan dari pihak terkait.
“Ini program bagus, jangan sampai malah jadi boomerang,” tegasnya.
Terpisah, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyebut pihaknya masih dalam tahap memaksimalkan proses sosialiasi kepada para pelaku usaha.
Berkaitan dengan penyaluran, dilakukan sesuai dengan mekanisme bank ayng bekerja sama dengan Pemkot Samarinda.
“Tapi tagret kami, di 2024 nanti seluruh anggaran yang sudah dialokasikan utnuk program Dana Bertuah bisa disalurkan,” tegas orang nomor satu di Kota Tepian itu. (adv/DPRDSamarinda)





