Banner Ujarku

PUPR Tancap Gas Pembangunan IKN, Istana Negara Wajib Rampung Juli 2024

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR RI meninjau proses pembangunan IKN akhir Juli lalu

Ujarku.co – Presiden Joko Widodo, punya hasrat agar pelaksanaan Upacara 17 Agustus di Tahun 2024, dapat dilakukan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Nampaknya, Jokowi berharap bisa mencicipi IKN sebelum menyelesaikan masa baktinya sebagai Presiden Indonesia.

Kementerian PUPR RI, sebagai ujung tombak pembangunan IKN mesti mengerahkan tenaga agar pembangunan tahap pertama selesai sesuai target.

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR RI, menegaskan Istana Negara dan Kantor Presiden akan rampung dibangun pada Juli 2024.

Basuki menjelaskan, nantinya akan terdapat plaza dan lapangan upacara di depan kawasan istana presiden tersebut.

“Kita harapkan akhir Desember 2023 tempat upacaranya sudah selesai, sedangkan Istana Negara dan Kantor Presiden akan selesai pada Juli 2024. Sehingga jika Presiden berencana upacara 17 Agustus 2024 sudah bisa,” kata Basuki saat meninjau progres pembangunan infrastruktur dasar IKN.

Saat ini progres konstruksi infrastruktur dasar IKN Tahap 1 telah mencapai 36 persen. Adapun seluruh kegiatan masih terjaga sesuai jadwal pelaksanaan (on schedule).

Basuki menilai pembangunan infrastruktur IKN telah berjalan sesuai dengan jadwal pelaksanaan.

Bahkan, pada beberapa progres pembangunannya, ada yang lebih cepat dari rencana seperti pembangunan bangunan Gedung Istana Negara, Kantor Presiden dan Penataan Sumbu Kebangsaan.

“Infrastruktur dasar dan gedung pemerintahan di KIPP ini merupakan modal bagi Otorita IKN Nusantara untuk membangun kepercayaan publik dan menarik investor untuk berinvestasi,” tuturnya.

Basuki juga memaparkan konstruksi untuk pembangunan gedung-gedung perkantoran BUMN, Bank Indonesia, rumah sakit dan hotel juga segera dimulai di IKN.

Dalam kesempatan itu, Menteri Basuki juga meninjau pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri dengan progres 18,26 persen dan Kantor Kementerian Koordinator 1 mencapai 9,8 persen.

“Persemaiannya sudah kita siapkan di beberapa titik dengan puluhan ribu pohon, termasuk untuk penghijauan di koridor tol, seperti pulai, keppel, sawo, asam jawa, beringin, tabebuya dan sukun,” tegasnya. (*)

Tag Berita

Bagikan

Komentar