Ujarku.co – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyelenggarakan acara Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta memperingati Hari Rabies Sedunia. Acara yang berlangsung dari tanggal 21 – 27 Oktober 2024 tersebut digelar di halaman Samarinda Square.
Rusmadi, Plt Wali Kota Samarinda, menyampaikan kegiatan semacam ini sangat penting dilakukan di ruang publik, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi dan layanan terkait peternakan dan kesehatan hewan. Menurutnya, pemahaman masyarakat tentang sektor peternakan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga aspek kesehatan dan kecerdasan generasi mendatang.
“Biasanya acara seperti ini diselenggarakan di kantor dinas, namun kali ini dilaksanakan di tempat umum. Saya kira, hal ini menjadi sarana yang baik agar semangat pemerintah kota bisa lebih dirasakan oleh masyarakat luas. Peternakan bukan sekadar sektor ekonomi, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan, terutama kebutuhan protein hewani yang berperan penting dalam perkembangan kognitif anak-anak. Tidak ada anak cerdas tanpa asupan protein hewani yang cukup,” ujar Rusmadi, Senin sore, (21/10/2024).
Selain itu, acara tersebut juga menyediakan layanan vaksinasi rabies gratis untuk hewan peliharaan, yang dianggap penting dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit rabies di Samarinda.
“Kegiatan vaksinasi rabies gratis ini sangat penting untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang bahaya rabies dan cara pencegahannya. Ini adalah langkah yang tepat dari pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat,” tambah rusmadi.
Sementara itu, Muhammad Darham, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samarinda, menjelaskan bahwa acara tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha peternakan, organisasi profesi, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
“Kegiatan kali ini meliputi Expo dan bazar produk peternakan, baik bahan pangan asal hewan maupun pangan olahan. Kami juga melibatkan mahasiswa Universitas Widyagama Samarinda yang memberikan layanan vaksinasi anti-rabies secara gratis untuk hewan peliharaan minimal usia tiga bulan. Ini adalah kesempatan bagi warga Samarinda untuk datang ke Expo dan memanfaatkan layanan vaksinasi gratis ini,” ujar Darham.
Lebih lanjut, Darham menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, termasuk para pelaku usaha, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, dan dunia akademisi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan program-program edukasi dan layanan kesehatan hewan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam acara ini, baik pelaku usaha, perhimpunan dokter hewan, dunia kampus, maupun event organizer. Semua pihak ini memiliki peran penting dalam kesuksesan acara yang bertujuan untuk memberikan edukasi serta layanan kesehatan hewan kepada masyarakat,” pungkasnya.(*)
Penulis: Devi Mogot
Editor: Tirta Wahyuda





