Ujarku.co – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda guna mengevaluasi capaian kinerja serta serapan anggaran daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III menyoroti realisasi keuangan dan fisik Dishub untuk tahun anggaran 2026 yang tercatat baru menyentuh angka sekitar 30 persen, atau berkisar di nominal Rp29 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp79 miliar sekian.
Deni Hakim Anwar, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, menjelaskan minimnya serapan anggaran hingga memasuki pertengahan tahun ini disebabkan karena porsi dana yang terealisasi mayoritas masih tersedot untuk pembiayaan kegiatan rutin kedinasan.
Sementara itu, untuk proyek yang bersifat fisik khususnya pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) memang belum bisa dieksekusi hingga bulan Juli ini akibat adanya kendala teknis penataan lokasi di lapangan.
“Capaian kinerja fisik dan keuangan Dinas Perhubungan saat ini berada di angka sekitar 30-an persen, atau kurang lebih di angka 29 miliar dari total anggaran 79 miliar sekian. Mengapa kegiatan fisik belum bisa dimulai sampai bulan Juni ini? Karena memang ada perubahan dan pergeseran titik usulan LPJU, baik yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) provinsi maupun dari dana pokok pikiran dewan,” ungkap Deni, Kamis (9/7/2026).
Meski sempat tertunda, Deni memastikan proyek fisik penunjang fasilitas keselamatan jalan tersebut tidak akan mandek. Berdasarkan hasil koordinasi dalam RDP, Dishub Samarinda menjadwalkan pengerjaan fisik di titik-titik koordinat yang baru akan mulai digenjot pada bulan depan.
Komisi III menegaskan akan terus mengawal ketat realisasi anggaran ini pada triwulan ketiga agar target capaian fisik maupun keuangan Dishub dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan tahun anggaran.
“Kami membahas capaian indikator ini secara detail agar rencana kegiatan hingga akhir tahun nanti bisa berjalan maksimal. Kami harapkan di bulan depan kegiatan fisik ini sudah bisa mulai berjalan di lapangan seiring selesainya penyesuaian titik-titik koordinat tersebut,” pungkas Deni.(ADV)


