Ujarku.co – Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menanggapi satu tahun kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dengan menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Saat dimintai evaluasi terhadap kinerja pasangan Rudy-Seno, Hasanuddin Mas’ud tidak banyak memberikan penilaian substantif. Ia lebih menyoroti aspek komunikasi sebagai indikator utama stabilitas pemerintahan.
“Kalau ada komunikasi, sepanjang komunikasi itu terbuka dari pemerintah ke masyarakat berarti masih bisa diharapkan,” ujarnya saat ditemui di Gedung E, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, persoalan akan muncul ketika ruang komunikasi tertutup dan publik tidak lagi memiliki akses untuk mengetahui jalannya pemerintahan.
“Nggak bisa diharapkan itu ketika pintu komunikasi itu tertutup. Tapi sepanjang komunikasi itu terbuka, wartawan masih bisa meliput, berarti masih aman,” katanya.
Selama satu tahun masa jabatan, pemerintahan Rudy-Seno mengusung visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” yang diterjemahkan dalam sejumlah program prioritas. Salah satunya program Gratispol yang mencakup sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta penyediaan internet desa.
Selain itu, terdapat program Jospol yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan guru di Kaltim. Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga mendorong pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas dan mendukung posisi Kaltim sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hasanuddin tidak merinci capaian maupun catatan kritis terhadap pelaksanaan program-program tersebut. Namun, ia menegaskan selama komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan media tetap terbuka, maka jalannya pemerintahan dinilai masih berada dalam koridor yang aman.(*)
Penulis: Devi Mogot





