Ujarku.co – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menekankan pentingnya kerja sama antara Pemkab Kukar dan BAZNAS Kukar dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara lebih optimal. Ia menyebut bahwa sinergi ini menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Aulia mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS Kukar yang telah terbukti melakukan program seperti pembangunan rumah layak huni bagi korban kebakaran dan bantuan ekonomi bagi kelompok rentan. Ia menyatakan bahwa lembaga ini bukan hanya lembaga keagamaan semata, tetapi mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.
“Musibah seperti kebakaran itu nyata. Bantuan harus segera diberikan dan jalurnya sudah kita perkuat bersama BAZNAS,” ujarnya. Ia menyebut Pemkab siap memfasilitasi agar proses administrasi bantuan tidak menjadi penghalang di lapangan.
Pemerintah daerah juga mendukung upaya modernisasi sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar lebih transparan dan mudah diakses masyarakat. Aulia mengajak dunia usaha, ASN, dan masyarakat umum untuk ambil bagian dalam gerakan zakat kolektif sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Dengan memperkuat lembaga pengelola zakat dan mempercepat penyaluran, Aulia berharap agar manfaatnya bisa dirasakan lebih cepat di masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan kepedulian bersama akan mempercepat pemulihan warga terdampak musibah dan memperkuat jaringan sosial di daerah.
Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban individu tetapi instrumen pembangunan sosial yang dapat mendorong keadilan dan kesejahteraan. Dengan demikian, masyarakat diajak aktif menjadi bagian dari perubahan melalui kontribusi mereka sendiri — baik besar maupun kecil.
Dengan semangat sinergi antara pemerintah, BAZNAS Kukar, dan masyarakat, diharapkan gerakan zakat di Kukar makin kuat dan berdampak luas. “Mari kita jadikan zakat sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah kita,” tutup Aulia. adv





