Ujarku.co – Ronal Stephen Lonteng, Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda untuk memperluas jangkauan infrastruktur digitalisasi hingga ke tingkat kelurahan. Langkah ini dinilai mendesak guna mengoptimalkan kualitas pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tingkat bawah.
Dorongan tersebut mengemuka setelah Komisi I DPRD Kota Samarinda melakukan evaluasi terhadap realisasi program kerja dan serapan anggaran Diskominfo Kota Samarinda untuk periode triwulan kedua menuju triwulan ketiga tahun anggaran 2024. Dalam pertemuan tersebut, Diskominfo mengakui adanya hambatan ruang gerak sistem digital yang belum merata.
Ronal menjelaskan berdasarkan laporan dari Diskominfo, penerapan sistem digitalisasi pelayanan administrasi saat ini baru berjalan maksimal sampai pada tingkatan birokrasi kecamatan saja, sementara tingkat kelurahan belum terakomodasi sepenuhnya.
“Pihak Diskominfo menyampaikan bahwa dalam rangka menunjang program kerja mereka, salah satu hal yang sangat diharapkan adalah perluasan sistem digitalisasi sampai ke tingkat kelurahan-kelurahan, yang mana saat ini sistem tersebut baru berada di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, kami di Komisi I mendorong penuh upaya optimalisasi sistem ini demi peningkatan mutu pelayanan publik,” ujar Ronal.
Guna merealisasikan perluasan jaringan digital tersebut, kendala pembiayaan menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan. Komisi I berkomitmen untuk membantu mengawal usulan anggaran program ini agar mendapatkan porsi ideal pada perencanaan anggaran daerah.
Ronal menegaskan pihaknya siap mendukung Diskominfo dalam meyakinkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Samarinda agar alokasi dana untuk digitalisasi tingkat kelurahan dapat disetujui.
“Kami mendorong penuh Diskominfo untuk berupaya meyakinkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah terkait urgensi program ini. Menurut hemat kami, perluasan sistem digital hingga ke tingkat kelurahan ini bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, sehingga sarana pelayanan publik ini harus betul-betul dioptimalkan dukungannya,” pungkas Ronal Stephen Lonteng.(ADV)


