Ujarku.co – Penguatan kapasitas dan kepercayaan diri dinilai menjadi kunci agar perempuan mampu berperan aktif dalam pembangunan, baik di ruang publik maupun dalam menjaga ketahanan keluarga. Pandangan ini disampaikan Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, yang menekankan pentingnya membangkitkan semangat perempuan untuk mengembangkan potensi diri.
Puji menilai, pendidikan politik memiliki peran strategis dalam memacu motivasi, khususnya bagi generasi muda perempuan, agar mampu berkompetisi dan memberi kontribusi nyata.
“Kita jangan pesimis karena kita sudah memiliki regulasi, dari undang-undang hingga peraturan daerah, yang mengatur penguatan kapasitas perempuan,” ungkap Puji.
Menurutnya, kontribusi perempuan tidak selalu harus diwujudkan melalui karier politik, namun dapat ditunjukkan lewat kiprah aktif di tengah masyarakat.
“Kita mempunyai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Ketahanan keluarga dimulai dari rumah dan kapasitas seorang ibu sangat menentukan kesejahteraan keluarga,” kata Puji.
Ia turut menyoroti kecenderungan partisipasi politik perempuan yang kerap meredup usai pelaksanaan pemilu.
“Kita ingin menyalakan kembali percik api semangat itu, bukan hanya untuk lima tahun ke depan saat pemilu berikutnya, tapi dimulai dari sekarang,” tegasnya.
Ia berharap semangat tersebut bisa menyebar ke lingkungan terdekat, mulai dari keluarga inti, tetangga, hingga sesama perempuan. Dengan demikian, partisipasi perempuan akan terus terjaga dan berkembang dari akar rumput.
Puji menilai, ke depan perlu upaya bersama untuk membangun kepercayaan publik terhadap kemampuan perempuan di ranah politik dan sosial.
“Kita ingin para perempuan ini meningkatkan kapasitasnya melalui literasi, pelatihan, dan peningkatan keterampilan. Bukan hanya pendidikan formal, tapi juga segala bentuk pengetahuan yang bisa menguatkan diri kita,” tandasnya.
Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan yang memadai akan menjadi modal utama bagi perempuan untuk mengambil peran strategis. Ia mengingatkan keberhasilan di ranah publik harus dibarengi dengan penguatan diri secara pribadi.
Puji menegaskan, perempuan yang percaya diri dan berpengetahuan akan mampu membawa perubahan positif di berbagai lini kehidupan. Hal itu, katanya, harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten dilakukan setiap hari.
Ia pun mengajak perempuan untuk terus berproses dan tidak berhenti belajar.
“Saya kira apapun bisa kita jalankan yang penting kita isi kepala kita. Kita isi hati kita dan kita berbuat,” pungkasnya.
Penulis: Devi Mogot




