Sri Puji Astuti Sebut Tak Hanya Asupan Makan, Faktor Lingkungan Tak Sehat Juga Sebabkan Stunting

Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda.

Ujarku.co – Stunting menjadi sorotan penting terhadap kualitas masyarakat Samarinda. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan mempengaruhi tumbuh kembang kedepannya.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti memaparkan bahwa kasus stunting banyak menyerang mulai dari kandungan hingga lahir karena bertempat tinggal di lingkup yang tidak sehat. Hal tersebut sangat mempengaruhi perlambatan pertumbuhan sehingga lebih parah dari gizi buruk, padahal generasi muda adalah masa depan bangsa.

“Lingkup tidak sehat ya mencakup sanitasi yang tidak bagus, air yang tidak baik, karena anak-anak stunting itu biasanya terkena diare. Artinya lingkungan harus sehat, ketersediaan air bersih juga harus terpenuhi,” ujar Puji diwawancarai usai menghadiri acara Peringatan Harganas ke-31 dan Festival Bangga Kencana ke-2 di Halaman Gor Segiri Samarinda, Kamis (4/7/2024).

Ia menambahkan, penyebab lainnya adalah dari faktor lingkungan fisik rumah yang kurang mendapatkan sinar matahari, serta paparan polutan domestik seperti asap rokok dan bahan bakar. Kemudian pola asuh yang tidak memadai dari Ibu, serta belum maksimalnya peran posyandu.

“Jadi bukan hanya masalah makanan,” tegas Puji.

Oleh karena itu, Puji mengatakan bahwa penurunan angka stunting di Samarinda bukan hanya tanggung jawab oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat harus memiliki rasa tanggung jawab untuk turut serta menurunkan angka stunting.

“Semuanya harus berkontribusi atas nama Pemkot Samarinda, lalu kita bekerja sama juga dengan swasta, masyarakat, LSM, organisasi kemasyarakatan, dan akademisi untuk menekan kasus stunting ini,” tutupnya.(*)

Penulis: Devi Mogot

Tag Berita

Bagikan

Komentar