Ujarku.co – Dilansir melalui iNews.ID, Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengkonfirmasi beberapa maskapai penerbangan nasional telah menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 10 persen untuk periode liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Meskipun ada penurunan tarif, Ririn Sari Dewi, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, menjelaskan komunikasi antar pemerintah dan maskapai harus lebih fokus pada fasilitasi kegiatan, bukan hanya pada penurunan harga tiket.
“Kami akan membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan wisata, terutama di bulan Januari dan Februari, untuk mendukung sektor penerbangan yang biasanya sepi pada periode tersebut,” ungkap Ririn kepada awak media di Gedung DPRD Kaltim, Senin (12/9/2024).
Ririn juga menambahkan salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mengadakan berbagai event di Maratua. Kegiatan tersebut diharapkan bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan dan mendukung maskapai penerbangan yang operasinya menurun pada bulan-bulan tersebut.
“Kita akan membantu maskapai dengan kegiatan wisata di Maratua, di mana kami berharap ini bisa meningkatkan angka penumpang di awal tahun,” katanya.
Berkaitan dengan tren kunjungan wisata selama musim liburan, Ririn mengungkapkan destinasi wisata di Kaltim akan menjadi pilihan utama bagi banyak wisatawan.
“Destinasi seperti pantai, konservasi alam, dan tempat wisata buatan akan menjadi pilihan utama. Terutama untuk wisatawan domestik yang berlibur di daerahnya,” tutur Ririn.
Sementara itu, Agus Aras, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kaltim, memberikan pandangan terkait tarif tiket yang masih dianggap tinggi, khususnya untuk penerbangan antar kota di Kaltim.

“Harga tiket dari Samarinda ke Berau sangat mahal, dan seharusnya itu bisa ditekan lebih rendah. Kami berharap tarif ini tidak memberatkan masyarakat, terutama pada saat arus mudik,” jelas Agus.
Agus juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara penurunan tarif dan kelangsungan bisnis maskapai penerbangan.
“Kami memahami bahwa dunia usaha dan bisnis penerbangan juga perlu diperhatikan. Penurunan harga tiket sebesar 10 persen mungkin sudah cukup saat ini, namun kami berharap ke depan harga tiket dapat lebih ditekan lagi,” tutupnya.(*)
Penulis: Devi Mogot





