Ujarku.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat memperkuat sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan dengan menjajaki kerja sama bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Inisiatif ini difokuskan pada pemenuhan dokter spesialis serta pengembangan pendidikan bagi putra-putri daerah.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, yang memimpin kunjungan kerja ke kampus UNDIP menyampaikan bahwa kunjungan tersebut adalah langkah konkret untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Ia didampingi oleh sejumlah direktur rumah sakit di Kukar serta pejabat teknis terkait.
Pemkab Kukar menyebut bahwa kebutuhan dokter spesialis di beberapa RSUD daerah masih sangat tinggi—mulai dari spesialis anak, obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, bedah, radiologi hingga anestesiologi dan patologi klinik. Kerja sama dengan UNDIP diharapkan menjadi jawaban jangka panjang atas kondisi ini.
Lebih jauh, Pemkab juga menyiapkan skema beasiswa tematik penuh yang mencakup biaya pendidikan dan non-pendidikan selama delapan semester dengan syarat minimal IPK 3,00. Penerima beasiswa kemudian diharapkan mengabdi kembali di Kukar melalui kerja sama outsourcing atau penempatan langsung di RSUD.
Kerja sama ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga tentang penelitian, magang, dan pengabdian masyarakat di sektor kesehatan yang akan dilaksanakan bersama-sama antara Pemkab, universitas, dan rumah sakit daerah. Dengan demikian, transformasi layanan kesehatan di Kukar diharapkan makin nyata.
Pemkab Kukar menegaskan bahwa kolaborasi dengan UNDIP merupakan bagian dari strategi integratif dalam pembangunan daerah—bukan hanya infrastruktur tetapi juga kualitas SDM. Langkah ini juga sejalan dengan visi jangka panjang untuk menjadikan Kukar sebagai daerah yang mandiri dalam penyediaan tenaga medis.
Dengan komitmen yang tinggi dan dukungan lintas institusi, Kukar optimistis bahwa penguatan SDM kesehatan melalui kemitraan dengan UNDIP akan membawa hasil nyata: layanan medis yang lebih cepat, lebih profesional, dan lebih dekat dengan masyarakat. Pemerintah daerah berharap generasi muda Kutai Kartanegara hadir sebagai tenaga kesehatan unggul di masa depan. adv





