Ujarku.co – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memberikan keuntungan bagi Kaltim, dalam hal pertumbuhan ekonomi.
Data Bank Indonesia (BI) perwakilan Kaltim, ekonomi Bumi Mulawarman, pada triwulan IV 2022, tumbuh positif sebesar 6,47 persen year on year (yoy).
Angka itu meningkat dibanding data pertumbuhan ekonomi triwulan III tercatat sebesar 5,28 persen yoy.
Ricky Perdana Gozali, Kepala BI Kaltim, memaparkan proyek pembangunan infrastruktur di IKN berpartisipasi mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim.
“Pertumbuhan signifikan tersebut terjadi seiring dengan terus berlanjutnya pembangunan infrastruktur IKN,” ungkap Gozali.
Triwulan I 2023 Ekonomi Diprediksi Melambat
Sementara pada triwulan I 2023 ini, BI Kaltim memprediksi ekonomi bakal tumbuh melambat.
Salah satu faktor lantaran tingginya curah hujan di awal tahun 2023.
Selain itu juga dipengaruhi pola seasonal produksi korporasi batu bara yang cenderung sedikit di awal tahun.

2023 ini, pembangunan IKN dan mobilitas warga akan turut berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan di Kaltim.
Pengendalian inflasi agar tetap stabil dan terkendali dilakukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang pro-stability.
“Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang pro-growth juga perlu dijaga melalui pengembangan UMKM berdaya saing,” jelasnya.
“Pembukaan dan penguatan sektor produktif yang mendorong pertumbuhan inklusif seperti pariwisata, penguatan hilirisasi komoditas utama dan komoditas ekspor Kaltim untuk menciptakan nilai tambah, serta perluasan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah,” tegasnya. (*)
Penulis; SL/Ujarku.co


